tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi & Keuangan

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Retno PurwantoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 16.47 · 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Kabar penting bagi para pelaku usaha, pekerja komuter, dan pengguna kendaraan di berbagai daerah. Mulai hari Sabtu, 1 Agustus 2026, Pertamina secara resmi melakukan penyesuaian tarif untuk sejumlah produk bahan bakar minyak nonsubsidi. Penurunan harga ini berlaku secara khusus untuk produk BBM jenis bensin, yaitu Pertamax (RON 92), Pertamax Green 95 (RON 95), dan Pertamax Turbo (RON 98). Bagi masyarakat yang mengandalkan kendaraan bermotor untuk menunjang aktivitas ekonomi sehari-hari, perubahan ini tentu menjadi informasi krusial dalam mengatur pengeluaran operasional transportasi bulanan.

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai dinamika pasar. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa langkah penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi seluruh masyarakat. Selain itu, penyesuaian harga ini juga dilakukan dengan melihat tren rata-rata harga minyak dunia serta mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk wilayah DKI Jakarta dan daerah lain yang menerapkan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen—seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur—penurunan harga ini diterapkan secara seragam. Harga BBM jenis Pertamax turun dari yang sebelumnya Rp 16.250 per liter menjadi Rp 15.950 per liter. Sementara itu, untuk produk Pertamax Green 95, harganya turun dari Rp 17.000 per liter menjadi Rp 16.600 per liter. Produk dengan oktan tertinggi, yaitu Pertamax Turbo, juga mengalami penurunan yang signifikan dari Rp 19.300 per liter menjadi Rp 18.300 per liter. Di sisi lain, harga untuk bahan bakar diesel nonsubsidi yakni Pertamina Dex (CN 53) dilaporkan tidak mengalami perubahan dan tetap dijual seharga Rp 21.150 per liter.

Baca Juga

Daftar Resmi Harga BBM di Seluruh SPBU RI, Berlaku 16 September 2026

Daftar Resmi Harga BBM di Seluruh SPBU RI, Berlaku 16 September 2026

Para konsumen perlu mencatat bahwa harga BBM nonsubsidi Pertamina bervariasi di setiap wilayah Indonesia karena adanya perbedaan tarif pajak daerah. Sebagai contoh, di wilayah Aceh, harga Pertamax mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 16.650 menjadi Rp 16.300 per liter. Khusus untuk wilayah Free Trade Zone (FTZ) Sabang, harga Pertamax turun dari Rp 15.250 menjadi Rp 14.950 per liter, sedangkan di FTZ Batam harganya turun menjadi Rp 15.150 dari sebelumnya Rp 15.500 per liter. Di wilayah Sumatera lainnya seperti Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax kini berada di angka Rp 16.650 per liter, turun dari Rp 17.000 per liter.

Bergeser ke wilayah tengah dan timur Indonesia, penyesuaian tarif juga diterapkan secara merata. Di Pulau Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, harga Pertamax tercatat turun menjadi Rp 15.900 per liter dari yang sebelumnya Rp 16.250 per liter. Di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur, Pertamax kini dijual seharga Rp 16.300 per liter, sedangkan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara harganya menjadi Rp 16.650 per liter. Untuk seluruh provinsi di Pulau Sulawesi—mulai dari Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, hingga Sulawesi Barat—harga Pertamax kompak turun menjadi Rp 16.300 per liter.

Baca Juga

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dengan Portofolio LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dengan Portofolio LNG

Di kawasan timur Indonesia, seperti Maluku dan Maluku Utara, harga Pertamax juga disesuaikan menjadi Rp 16.300 per liter dari sebelumnya Rp 16.650 per liter. Penurunan serupa terjadi di seluruh wilayah Papua, mencakup Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya, di mana Pertamax kini dibanderol Rp 16.300 per liter. Khusus untuk produk Pertamax Turbo di wilayah Papua, harganya mengalami penurunan dari Rp 19.750 per liter menjadi Rp 18.700 per liter.

Di tengah rentetan penurunan harga BBM nonsubsidi ini, harga untuk bahan bakar minyak bersubsidi dipastikan tidak mengalami perubahan sama sekali. Harga BBM bersubsidi jenis Pertalite tetap dipertahankan pada angka Rp 10.000 per liter. Begitu pula dengan harga Solar subsidi atau Bio Solar yang tidak mengalami penyesuaian tarif, yakni tetap dijual seharga Rp 6.800 per liter di seluruh wilayah Indonesia. Dengan adanya stabilitas harga pada sektor BBM subsidi dan penurunan harga pada BBM nonsubsidi, diharapkan masyarakat dan pelaku usaha dapat merencanakan anggaran biaya transportasi mereka secara lebih efisien.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertaminaHarga BBMPertamaxBBM Non-SubsidiKeuangan Lokal

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator · 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan · 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning · 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis · 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik · 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap