Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin secara resmi melantik 15 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) serta sejumlah Pejabat Eselon II yang baru. Upacara pelantikan resmi tersebut diselenggarakan secara langsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung. Pelantikan ini menandai langkah penting dalam penataan organisasi di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia guna menyegarkan kepemimpinan di tingkat wilayah maupun di tingkat pusat. Jaksa Agung secara langsung memimpin jalannya prosesi pengukuhan jabatan baru ini untuk memastikan bahwa setiap posisi penting diisi oleh pejabat yang telah ditetapkan.
Dalam upacara pelantikan yang berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung tersebut, Jaksa Agung melantik beberapa pimpinan baru untuk wilayah Sumatra dan sekitarnya. Di antaranya adalah Teuku Rahmatsyah yang resmi dilantik untuk mengemban amanah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh. Selain itu, Dr. Taufan Zakaria juga resmi dilantik untuk memimpin Kejaksaan Tinggi Lampung. Untuk wilayah Bengkulu, jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu kini dipercayakan kepada Anton Delianto. Selanjutnya, Nurcahyo Jungkung Madyo secara resmi dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Sementara untuk wilayah Kepulauan Riau, Transiswara Adhi resmi dilantik untuk menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau. Kelima pejabat ini akan memimpin instansi kejaksaan tinggi di wilayah Sumatra dan Kepulauan Riau.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pergantian kepemimpinan ini juga menyentuh sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Banten. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin melantik Sutikno untuk menempati posisi baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta. Kemudian, untuk memimpin wilayah Jawa Barat, RD Teguh Darmawan secara resmi dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, posisi Kepala Kejaksaan Tinggi kini dijabat oleh Sri Kuncoro. Selain itu, pelantikan ini juga menetapkan Herry Hermanus Horo sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Banten. Keempat pejabat baru di wilayah Jawa dan Banten ini diharapkan dapat mengemban tanggung jawab kepemimpinan di daerah masing-masing sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kejaksaan.
Selain wilayah Sumatra dan Jawa, Jaksa Agung juga melantik sejumlah Kepala Kejaksaan Tinggi baru untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Untuk wilayah Kalimantan, terdapat tiga pejabat baru yang dilantik, yaitu Hendrizal Husin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Dr. Chatarina Muliana sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, dan Sukarman Sumarinton sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan. Selanjutnya, untuk wilayah Sulawesi Selatan, Jaksa Agung melantik Muhammad Syarifuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Sementara itu, untuk wilayah Maluku Utara, jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi kini dipercayakan kepada Roberthus Melchisedek Tacoy. Terakhir, I Putu Gede Astawa resmi dilantik untuk mengemban amanah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Tidak hanya melantik para Kepala Kejaksaan Tinggi baru, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin juga melantik pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung. Di antaranya adalah Saiful Bahri Siregar yang resmi dilantik untuk menjabat sebagai Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. Selain itu, Erich Folanda dilantik sebagai Direktur Pengendalian Operasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus. Pejabat Eselon II lainnya yang turut dilantik dalam kesempatan tersebut adalah Supardi, yang kini resmi mengemban tugas baru sebagai Sekretaris Badan Pemulihan Aset. Prosesi pelantikan di Gedung Utama Kejaksaan Agung ini menegaskan komitmen penyegaran organisasi dan pengisian jabatan strategis guna mengoptimalkan kinerja kejaksaan.






