Polrestabes Semarang mengungkap motif dan kronologi di balik pembunuhan Mozza Axillia Gunarsa (17), remaja asal Bergas yang ditemukan tinggal kerangka di jurang tepi jalan tol kawasan Jangli, Kota Semarang. Pelaku berinisial MDVA (22) berdalih rasa cemburu menjadi pemicu utama tindakannya menghabisi nyawa korban.
Hubungan antara Mozza dan MDVA bermula dari interaksi di media sosial sejak Mei 2025. Perselisihan memuncak pada 25 Juni 2025 sekitar pukul 14.00 WIB ketika keduanya berada di kamar kos pelaku. Amarah pelaku tersulut setelah ia membuka ponsel korban dan membaca percakapan antara Mozza dengan laki-laki lain.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, cekcok hebat terjadi di kamar kos tersebut. Kepada penyidik, pelaku berdalih korban sempat memukulnya terlebih dahulu saat perdebatan berlangsung. Tersulut emosi, MDVA kemudian membekap korban hingga tubuhnya lemas dan tidak berdaya.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Rencana Pembuangan dan Penyamaran Jasad
Setelah memastikan korban tak lagi bergerak, MDVA tidak langsung membuang tubuh Mozza. Pelaku tercatat sempat keluar kamar kos sebanyak dua kali untuk mempersiapkan proses pembuangan.
Pada kepergian pertama, pelaku membeli makanan dan tali rafia. Setelah kembali ke kamar dan menyantap makanannya, ia keluar lagi untuk mencari dan menyurvei lokasi pembuangan yang dinilai sepi di sekitar area jalan tol Jangli.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Usai memastikan titik pembuangan, MDVA kembali ke kos dan mengemas tubuh korban. Jasad korban dimasukkan ke dalam kardus, diikat rapat menggunakan tali rafia, lalu dibungkus kembali dengan karung. Paket berisi jasad tersebut kemudian dinaikkan ke atas sepeda motor seolah-olah menyerupai paket barang biasa.
Eksekusi pembuangan dilakukan pelaku pada malam hari selepas waktu Magrib pada tanggal yang sama. Jasad Mozza dilempar ke jurang area tol Jangli hingga akhirnya ditemukan beberapa waktu kemudian dalam kondisi sudah menjadi kerangka.






