Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII terus memperluas ekspansi lini usahanya lewat dukungan pembiayaan dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi. Langkah perkuatan modal ini mendorong koperasi sekunder tersebut mendiversifikasi bisnis mulai dari sektor distribusi teh, transportasi perkebunan, agrowisata, hingga penyediaan layanan jasa ritel.
Sebelumnya, aktivitas usaha Puskopkar bertumpu pada ekosistem bisnis PTPN VIII, yang kini telah bertransformasi menjadi PTPN I Regional II. Seiring pertumbuhan skala bisnis dari 43 koperasi primer dan ribuan anggota yang dinaunginya, kebutuhan permodalan Puskopkar tidak lagi hanya mengandalkan simpanan internal anggota. Sejak 2021, koperasi ini telah resmi mengakses pembiayaan dana bergulir LPDB Koperasi untuk menopang ekspansi operasional.
Sekretaris Puskopkar PTPN VIII, Dina Novelia Hidayat, menjelaskan bahwa koperasi saat ini tetap menjalankan unit usaha angkutan produksi, yang mencakup pengangkutan pucuk teh dari kebun ke pabrik serta pengiriman produk teh jadi ke pihak pembeli. Selain itu, Puskopkar bertindak sebagai distributor resmi berbagai merek teh PTPN seperti Walini, Goalpara, dan Gunung Mas, dengan sasaran pasar yang diperluas ke segmen hotel, restoran, dan kafe (Horeka).
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Di sektor pariwisata dan jasa, Puskopkar mengelola kawasan agrowisata di Ciwalini serta membuka unit usaha jasa seperti laundry coin dan barbershop.
Rencana Optimalisasi Aset di Ciwaruga
Untuk tahap pengembangan berikutnya, Puskopkar kembali mengajukan proposal pembiayaan baru ke LPDB Koperasi. Pendanaan ini disiapkan guna memaksimalkan potensi aset lahan milik koperasi di kawasan Ciwaruga, Kabupaten Bandung Barat.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Rencana pengembangan di Ciwaruga mencakup pembangunan fasilitas akomodasi berkonsep penginapan atau cottage, pembukaan peluang bisnis komersial baru, sekaligus penetapan lokasi tersebut sebagai kantor tetap bagi Puskopkar PTPN VIII.
Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto menyatakan bahwa perkembangan unit-unit usaha yang dijalankan Puskopkar PTPN VIII membuktikan kemampuan koperasi dalam bertumbuh dan mengelola diversifikasi bisnis secara berkelanjutan melalui pemanfaatan akses permodalan yang terarah.






