tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Deputi BI Beri Edukasi ke Warga Lampung Soal Stabilitas Nilai Rupiah

Ance ManoppoDiterbitkan 5 Sep 2026 - 19.05 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Deputi BI Beri Edukasi ke Warga Lampung Soal Stabilitas Nilai Rupiah
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Keseimbangan antara pasokan (supply) dan permintaan (demand) valuta asing, khususnya dolar Amerika Serikat, memegang peranan kunci dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Penjelasan tersebut disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta saat memberikan edukasi kepada masyarakat dalam perhelatan Lampung Financial Festival 2026 pada Sabtu (5/9/2026).

Dalam paparannya, dinamika kurs mata uang sangat ditentukan oleh ketersediaan dolar di dalam negeri. Saat pasokan dolar meningkat di tengah permintaan yang rendah, rupiah berpotensi mengalami penguatan. Sebaliknya, ketika permintaan dolar meningkat saat pasokannya terbatas, harga dolar AS akan terkerek naik sehingga rupiah menghadapi tekanan pelemahan. Nilai tukar yang bergerak dari level Rp17.000 menjadi Rp15.000 per dolar AS menandakan rupiah menguat karena jumlah rupiah yang dibutuhkan untuk membeli satu dolar menjadi lebih sedikit.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Sumber Pasokan dan Kebutuhan Valas

Pasokan valuta asing Indonesia terutama ditopang oleh kinerja ekspor yang menghasilkan devisa. Selain itu, arus masuk modal dari investor asing yang membeli surat berharga Indonesia atau menanamkan modal secara langsung di dalam negeri turut menambah ketersediaan valas.

Sebaliknya, peningkatan kebutuhan atau permintaan dolar dipicu oleh aktivitas impor, mengingat pembayaran transaksi barang dan jasa dari luar negeri umumnya memakai mata uang asing. Kebutuhan valas juga melonjak saat terjadi arus modal keluar (capital outflow), yaitu ketika investor asing melepas aset investasinya di Indonesia dan merepatriasi dana tersebut ke luar negeri.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Tiga Faktor Penggerak Kurs

Pergerakan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu fundamental, struktural, dan sentimen:

  • Faktor Fundamental: Berkaitan langsung dengan kondisi neraca transaksi berjalan dan neraca perdagangan nasional.
  • Faktor Struktural: Berhubungan dengan keseimbangan pasokan dan permintaan valuta asing dari para pelaku pasar domestik maupun asing.
  • Faktor Sentimen: Dipicu oleh dinamika dan gejolak kondisi global, termasuk ketegangan geopolitik serta perubahan harga komoditas dunia. Peristiwa seperti perang di Timur Tengah dapat mendorong lonjakan harga minyak dunia, yang pada gilirannya ikut mendongkrak penguatan harga dolar AS di pasar internasional.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaLampungNilai Tukar Rupiah

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap