Destry Damayanti resmi mengemban jabatan sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026–2031. Pengucapan sumpah jabatan dan prosesi pelantikan jajaran pimpinan baru bank sentral ini digelar di Gedung Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, Jakarta, pada Rabu (2/9/2026).
Pelantikan tersebut dipandu langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto, merujuk pada Surat Keputusan Presiden Nomor 92/P/2026 yang diterbitkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam agenda yang sama, dua pejabat tinggi bank sentral turut diambil sumpahnya untuk menempati posisi baru. Aida S. Budiman resmi menduduki kursi Deputi Gubernur Senior (DGS) BI, sementara Solikin M. Juhro resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Perombakan Susunan Dewan Gubernur
Perubahan formasi kepemimpinan di bank sentral ini terjadi menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatannya pada 25 Juli 2026.
Destry Damayanti yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior di era Perry kini naik mengisi posisi Gubernur BI. Posisi DGS yang ditinggalkan Destry kemudian diisi oleh Aida S. Budiman, yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur BI.
Sementara itu, kursi Deputi Gubernur kini ditempati oleh Solikin M. Juhro. Sebelum promosi ini, Solikin berkarier sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan DPR
Sebelum dilantik di Mahkamah Agung, ketiga nama usulan Presiden Prabowo Subianto tersebut telah melalui rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI pada akhir Agustus 2026.
Pada hari pertama seleksi, Rabu (26/8/2026), Komisi XI DPR menguji Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI dan Aida S. Budiman sebagai calon tunggal Deputi Gubernur Senior BI. Proses seleksi berlanjut pada Kamis (27/8/2026) dengan menguji dua calon Deputi Gubernur, yakni Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori, sebelum akhirnya Komisi XI menetapkan Solikin untuk melengkapi susunan baru Dewan Gubernur Bank Indonesia.






