Komisi XII DPR menggelar rapat kerja bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Senayan, Jakarta. Dalam agenda tersebut, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti kelanjutan pembahasan Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) yang dinilai belum menunjukkan kejelasan.
Pertanyaan mengenai perkembangan regulasi tersebut diajukan langsung oleh Anggota Komisi XII DPR Fraksi PDIP, Yulian Gunhar. Yulian mempertanyakan status RUU Migas mengingat rancangan payung hukum tersebut sebelumnya telah diputuskan untuk dibahas dalam rapat paripurna DPR pada 18 Agustus.
Menurut Yulian, merujuk pada ketentuan yang berlaku, pembahasan RUU Migas semestinya sudah harus dimulai paling lambat 30 hari setelah keputusan di rapat paripurna ditetapkan. Namun hingga kini, pembahasan resmi regulasi migas tersebut belum terlaksana.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Menjawab pertanyaan dari Fraksi PDIP, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa berkas RUU Migas saat ini telah diserahkan kepada pihak pemerintah atau eksekutif. Bahlil menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti draf tersebut dengan kementerian terkait.
"RUU Migas memang sudah diserahkan ke eksekutif, ke pemerintah, namun kami setelah ini akan langsung koordinasi dengan Kemensesneg," ujar Bahlil dalam rapat kerja tersebut.
Bahlil menambahkan bahwa pemerintah memiliki keinginan yang sama untuk segera merealisasikan pembahasan bersama DPR. Menurutnya, proses legislasi perlu dilakukan guna melahirkan aturan perundang-undangan sektor migas yang lebih berkualitas dan lebih baik bagi industri energi nasional.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

"Kita juga ingin untuk bisa dilakukan pembahasan agar kita bisa lahirkan UU yang lebih baik," kata Bahlil.
Merespons jalannya pembahasan antara Fraksi PDIP dan Menteri ESDM, Ketua Komisi XII DPR Melchias Markus Mekeng dari Fraksi Golkar turut memberikan tanggapan singkat. Mekeng menyampaikan bahwa proses pembahasan tersebut pada akhirnya akan berjalan dengan baik sesuai alurnya sembari melontarkan ungkapan bahwa semua akan indah pada waktunya.






