tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

Di KTT BRICS 2026, Prabowo Tegaskan Kemandirian Bangsa Dimulai dari Pemenuhan Kebutuhan Rakyat

Wulan WijayaDiterbitkan 13 Sep 2026 - 12.06 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Di KTT BRICS 2026, Prabowo Tegaskan Kemandirian Bangsa Dimulai dari Pemenuhan Kebutuhan Rakyat
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS 2026 yang digelar di Bharat Mandapam, New Delhi, India, pada Sabtu (12/9/2026). Dalam pertemuan tingkat tinggi tersebut, Prabowo memaparkan pandangannya mengenai langkah-langkah strategis untuk membangun bangsa yang tangguh dan mandiri di tengah dinamika global.

KTT ke-18 BRICS ini dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia, di antaranya Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden China Xi Jinping, dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Selain itu, forum tersebut juga diikuti oleh kepala negara dan kepala pemerintahan lainnya yang mayoritas berasal dari negara-negara di belahan bumi selatan (Global South).

Memperkuat Fondasi dari Dalam Negeri

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan dan ketahanan sebuah bangsa berakar langsung dari kemampuan negara dalam menjamin kesejahteraan rakyatnya sendiri. Pemenuhan kebutuhan pokok, ketersediaan energi, serta pendidikan menjadi pilar utama dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya saing.

"Kekuatan selalu berawal dari rumah, dari rakyat kita, dari kemampuan kita untuk memberi makan rakyat kita, untuk menyediakan energi yang mereka butuhkan, untuk mendidik anak-anak kita, dan untuk memberi mereka kesempatan untuk sejahtera," ujar Prabowo dalam pidatonya di hadapan para pemimpin dunia.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Peran Global South dan Kedaulatan Bangsa

Prabowo turut menyinggung rekam jejak peran Indonesia di panggung internasional. Ia menyampaikan bahwa suara Indonesia di belahan bumi selatan telah didengar dan diperhitungkan sejak berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 di Bandung. Sejalan dengan semangat tersebut, Indonesia tetap memegang teguh prinsip kedaulatan dan menolak segala bentuk hegemoni.

Di forum KTT BRICS tersebut, Prabowo secara tegas menyatakan bahwa Indonesia tidak ingin didikte oleh satu atau dua kekuatan mana pun di dunia. Sikap ini menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap mandiri dan independen dalam menentukan arah kebijakan nasional maupun kerja sama internasional.

Kerja Sama Ketahanan Energi Kawasan

Selain menekankan kedaulatan pangan dan pembangunan sumber daya manusia, Prabowo mengangkat pentingnya integrasi sistem serta penguatan ketahanan energi di tingkat kawasan demi menopang pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

"Kami sedang menghubungkan sistem energi dan memperkuat ketahanan energi di seluruh kawasan kami untuk menggerakkan ekonomi serta membangun ketangguhan jangka panjang," kata Prabowo.

Langkah penguatan ketahanan energi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong roda perekonomian sekaligus membangun daya tahan negara yang berkelanjutan.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoKetahanan Energi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap