PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) menyampaikan penjelasan resmi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana pemenuhan ketentuan batas minimum saham beredar di publik atau free float. Langkah keterbukaan informasi ini menjadi respons perseroan atas aturan pencatatan bursa yang menetapkan porsi saham publik minimal bagi seluruh emiten tercatat.
Berdasarkan laporan bulanan kegiatan registrasi kepemilikan efek per 31 Agustus 2026 yang dirilis Biro Administrasi Efek Perseroan, jumlah saham free float MBAP saat ini tercatat sebesar 9,702 persen, atau setara dengan 119.069.300 saham dari total saham tercatat. Posisi ini secara faktual belum memenuhi ambang batas minimum 15 persen sebagaimana ditetapkan dalam Ketentuan V.1.1 Peraturan Bursa Nomor I-A serta Surat Keputusan Direksi Bursa Nomor Kep-00045/BEI/03-2026 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-A.
Kajian Struktur Kepemilikan dan Mekanisme Pemenuhan
Manajemen MBAP menjelaskan bahwa langkah mendongkrak porsi free float menuju level 15 persen akan berdampak langsung pada penyesuaian struktur kepemilikan saham perseroan. Hingga saat ini, manajemen menegaskan belum ada keputusan final terkait skema atau mekanisme yang akan dieksekusi guna memenuhi ketentuan tersebut.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Perseroan masih melaksanakan kajian internal secara menyeluruh. Proses penelaahan ini mencakup verifikasi komposisi kepemilikan saham, pemenuhan seluruh aspek hukum serta regulasi yang berlaku, perhitungan dampak terhadap struktur permodalan, hingga tahapan perolehan persetujuan internal sesuai tata kelola dan kewenangan organ perseroan.
Permohonan Konsultasi Teknis ke BEI
Untuk memastikan proses penyesuaian berjalan sesuai koridor regulasi selama masa transisi ketentuan bursa, MBAP telah menyampaikan permohonan sejumlah dukungan kepada pihak regulator. Perseroan berharap dapat melakukan konsultasi teknis terkait kriteria dan perhitungan saham free float yang selaras dengan profil struktur kepemilikannya.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Selain membuka ruang diskusi lanjutan, MBAP juga meminta arahan dari BEI mengenai tahapan prosedur resmi dan kelengkapan dokumen administratif yang wajib dipenuhi dalam rangka mematuhi kewajiban batas minimal saham publik tersebut.






