Lonjakan kendaraan yang tertutup abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mendatangkan berkah tersendiri bagi para pelaku usaha jasa cuci steam. Sejumlah tempat pencucian kendaraan mencatat kenaikan jumlah pelanggan hingga 50 persen menyusul meningkatnya kebutuhan warga untuk membersihkan mobil dan sepeda motor mereka.
Peningkatan volume operasional salah satunya dialami oleh Ar Rahman Car Wash. Dalam kurun waktu tiga hari setelah sebaran abu vulkanik terjadi, tempat pencucian ini mampu melayani lebih dari 100 unit mobil per hari. Angka tersebut melampaui kapasitas harian normal yang rata-rata berkisar di atas 70 kendaraan.
Dalam proses pembersihannya, penanganan kendaraan yang terpapar abu vulkanik membutuhkan perlakuan khusus. Pihak pencucian harus menyiramkan debit air yang lebih banyak pada tahap awal pembilasan untuk merontokkan partikel abu secara menyeluruh sebelum tahap pencucian utama dilakukan.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Lonjakan Pelanggan pada Usaha Cuci Mobil Baru
Dampak serupa dirasakan oleh Fausta Car Wash di kawasan Depok. Usaha cuci steam yang baru beroperasi sekitar dua minggu ini mengalami peningkatan lalu lintas pelanggan sejak erupsi terjadi pada Minggu (6/9).
Sebelum peristiwa tersebut, tempat cuci mobil ini rata-rata hanya melayani 4 hingga 5 unit kendaraan per hari. Namun, pascaerupsi, volume kendaraan yang masuk meningkat hingga mencapai belasan unit per hari. Antrean kendaraan dilaporkan datang silih berganti sejak pukul 08.00–09.00 pagi hingga pengelola memilih menutup operasional lebih awal pada sore hari karena keterbatasan tenaga kerja fisik.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dari peningkatan aktivitas pembersihan tersebut, Fausta Car Wash mencatatkan pendapatan lebih dari Rp 1 juta dalam periode tiga hari melalui metode pembayaran tunai maupun QRIS. Fenomena sebaran abu vulkanik ini pun menggerakkan roda ekonomi harian sektor jasa mikro di kawasan yang terdampak.






