Proses ekshumasi terhadap jenazah almarhum Sutrimo telah secara resmi dilaksanakan di lokasi Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Pelaksanaan tindakan hukum dan pemeriksaan medis ini dilakukan oleh jajaran penyidik Polda Metro Jaya melalui bentuk kolaborasi dan kerja sama bersama Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas. Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa seluruh proses ekshumasi ini dijalankan sebagai bagian penting yang tak terpisahkan dari rangkaian proses penyidikan kepolisian. Langkah medis-legal ini ditempuh secara khusus dengan tujuan utama untuk memperoleh bukti-bukti medis serta bukti ilmiah yang sah guna mengungkap secara terang dan jelas penyebab pasti dari kematian almarhum Sutrimo.
Dalam keterkaitannya dengan proses pemeriksaan medis yang tengah berlangsung, tim dokter forensik juga turut secara mendalam mendalami informasi serta laporan yang beredar mengenai kondisi fisik awal korban. Laporan yang masuk menyampaikan bahwa bagian mulut dan hidung Sutrimo sempat mengeluarkan buih pada saat almarhum pertama kali ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri. Pemeriksaan terhadap informasi buih ini menjadi salah satu fokus perhatian dari tim dokter forensik. Kendati demikian, Prof. Yudi memberikan pernyataan resmi bahwa pada saat proses ekshumasi dilakukan langsung di lokasi, buih yang dilaporkan tersebut sudah tidak ada lagi pada tubuh jenazah Sutrimo.
Meskipun keberadaan buih tersebut sudah tidak ditemukan lagi pada tubuh jenazah pada saat tindakan ekshumasi berlangsung, tim dokter forensik tetap melakukan langkah-langkah penanganan medis secara cermat dan terukur. Tim dokter forensik mencoba melakukan prosedur pengambilan sampel dari tubuh jenazah Sutrimo untuk kebutuhan pemisahan laboratorium dengan cara men-swab. Pengambilan sampel dengan metode swab ini ditujukan khusus untuk mendapatkan bahan pemisahan laboratorium yang diperlukan dalam analisis medis lanjutan. Saat ini, tim dokter forensik masih terus menunggu hasil akhir pemeriksaan dari laboratorium terkait keberadaan sampel yang telah diambil tersebut.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Hasil pengujian laboratorium yang saat ini tengah dinantikan oleh tim dokter forensik mencakup beberapa aspek analisis medis mendalam. Pemeriksaan yang ditunggu tersebut meliputi analisis toksikologi, analisis DNA, ataupun pemeriksaan histopatologi dari sampel tubuh jenazah Sutrimo. Di luar pengambilan sampel medis dengan cara di-swab, tim forensik juga telah menyelesaikan pengamatan dan pemeriksaan visual secara menyeluruh pada tubuh almarhum. Dari hasil pemeriksaan visual tersebut, tim dokter forensik menegaskan bahwa mereka tidak mendapatkan adanya tanda-tanda luka pada tubuh jenazah yang diakibatkan oleh pengaruh kekerasan tumpul maupun kekerasan tajam.
Di sisi lain, berkaitan dengan isu seputar almarhum, berkembang pula klarifikasi tepercaya terkait informasi status dan latar belakang pekerjaan almarhum Sutrimo semasa hidupnya. Eks Jampidsus Febrie Adriansyah secara tegas telah membantah informasi serta laporan yang mengklaim atau menyebutkan bahwa Sutrimo berstatus sebagai kepala rumah tangga (Karumga). Keterangan bantahan tersebut sekaligus memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi mengenai kedudukan almarhum yang sempat beredar di tengah masyarakat.
Serda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus Dihilangkan

Menjelaskan lebih lanjut mengenai posisi almarhum Sutrimo yang sebenarnya, Firman Wijaya memberikan pernyataan bahwa peran almarhum bukan sebagai karumga seperti yang banyak disampaikan publik. Posisi almarhum sebenarnya lebih menekankan pada fungsi tugas menjaga sebuah rumah yang kosong serta tinggal di lokasi rumah tersebut. Firman Wijaya juga menambahkan bahwa Sutrimo diketahui sering kali pulang ke kampung halaman atau mengambil pekerjaan lain di tempat berbeda. Keadaan ini menunjukkan bahwa almarhum Sutrimo tidak bekerja secara terus-menerus untuk Febrie Adriansyah, sehingga memperjelas gambaran aktivitas almarhum di luar penyidikan medis yang dilakukan tim forensik.






