Perayaan parade militer megah di Kairo pada 6 Oktober 1981 berubah menjadi salah satu peristiwa paling berdarah dalam sejarah kepresidenan Timur Tengah. Presiden Mesir Anwar Sadat, yang memimpin negara itu sejak 1970, tewas ditembak oleh personel militernya sendiri di hadapan para pejabat dan tamu undangan.
Parade tersebut semula diselenggarakan untuk memperingati keberhasilan pasukan Mesir melintasi Terusan Suez serta menembus lini pertahanan Israel dalam Perang Yom Kippur pada 6 Oktober 1973, ketika Mesir dan Suriah melancarkan serangan mendadak ke wilayah Israel bertepatan dengan hari besar Yahudi. Namun di tengah acara peringatan itu, sebuah truk militer mendadak berhenti di depan tribun kehormatan.
Dalam hitungan detik, tiga granat dilemparkan langsung ke arah podium tempat Sadat duduk, disusul rentetan tembakan senapan otomatis dari personel bersenjata di atas truk. Anwar Sadat yang mengalami luka parah segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi darurat. Upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil, dan sang presiden dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Rekam Jejak Perjanjian Damai dan Motif Serangan
Serangan bersenjata itu dipimpin oleh Letnan Khalid Islambouli, seorang perwira militer yang terafiliasi dengan kelompok radikal Jihad Islam Mesir. Aksi tersebut berakar dari penolakan keras terhadap langkah diplomatik luar negeri yang diambil Sadat beberapa tahun sebelumnya.
Pada 26 Maret 1979, Anwar Sadat secara resmi menandatangani Perjanjian Damai Camp David bersama Perdana Menteri Israel Menachem Begin dengan disaksikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter. Langkah rekonsiliasi dengan Israel tersebut memicu gelombang perpecahan politik dan penentangan ekstrem di dalam negeri Mesir.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Khalid Islambouli langsung ditangkap di lokasi penembakan sesaat setelah insiden berlangsung. Setelah menjalani proses peradilan militer, Islambouli dijatuhi hukuman mati dan dieksekusi pada 15 April 1982.






