Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi menyetujui dan menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih untuk periode 2026–2031. Keputusan penetapan calon tunggal usulan Presiden Prabowo Subianto tersebut diambil melalui mekanisme musyawarah untuk mufakat setelah Komisi XI DPR RI menggelar uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) pada Rabu (26/8/2026).
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengumumkan hasil kesepakatan tersebut pada Kamis (27/8/2026). Misbakhun menegaskan bahwa seluruh fraksi di Komisi XI bersepakat menetapkan Destry Damayanti untuk memimpin bank sentral Republik Indonesia selama lima tahun ke depan.
Hasil Uji Kelayakan dan Mekanisme Paripurna
Setelah mendapatkan persetujuan di tingkat Komisi XI, nama Destry Damayanti selanjutnya akan disampaikan dan disahkan dalam Sidang Paripurna DPR RI. Melalui penetapan ini, Destry resmi menggantikan Perry Warjiyo dan akan menjalankan masa kepemimpinan baru selama lima tahun ke depan, bukan sekadar meneruskan sisa periode kepemimpinan pejabat sebelumnya.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Destry Damayanti merupakan calon tunggal yang diajukan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada DPR RI melalui Surat Presiden (Surpres). Berkas usulan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada jajaran pimpinan DPR.
Usulan Calon Pejabat Bank Indonesia
Penerimaan Surpres terkait pengisian jabatan pimpinan Bank Indonesia sebelumnya telah dikonfirmasi oleh Ketua DPR RI Puan Maharani pada Kamis (13/8/2026). Puan menjelaskan bahwa Presiden Prabowo melalui Mensesneg telah mengirimkan surat resmi kepada pimpinan DPR terkait usulan pejabat BI.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Selain menetapkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia, Surpres tersebut turut mengusulkan sejumlah nama untuk posisi dewan gubernur lainnya. Presiden Prabowo mengusulkan Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, serta mengajukan dua nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, yakni Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori.






