tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Waspada Penipuan

Dubes Bantah Kabar Rekrut WNI Jadi Tentara Rusia Via Kedubes

Lidya RumbayanDiterbitkan 1 Sep 2026 - 18.00 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dubes Bantah Kabar Rekrut WNI Jadi Tentara Rusia Via Kedubes
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov membantah kabar yang menyebut perwakilan diplomatik Rusia di Indonesia melakukan perekrutan warga negara Indonesia (WNI) untuk menjadi tentara bayaran dalam perang di Ukraina.

Tolchenov menegaskan bahwa kantor perwakilan Rusia di Indonesia maupun Kedutaan Besar Rusia di mana pun berada tidak pernah terlibat dalam proses rekrutmen militer bagi warga negara asing.

"Kantor perwakilan Rusia di mana pun di Indonesia sama sekali tidak melakukan rekrutmen untuk angkatan bersenjata Rusia," tegas Tolchenov.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Meski demikian, Tolchenov tidak menampik adanya potensi warga negara asing鈥攕eperti pekerja migran, mahasiswa, hingga wisatawan鈥攜ang mengambil keputusan bergabung dengan angkatan bersenjata saat sedang menetap di Rusia. Namun, ia menekankan bahwa langkah tersebut merupakan keputusan dan tanggung jawab pribadi masing-masing individu, bukan melalui fasilitas kedutaan.

Pihak Kedubes Rusia menyatakan kesiapannya untuk memberikan penjelasan dan bekerja sama secara terbuka apabila Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memerlukan klarifikasi lanjutan terkait isu ini.

Klaim Intelijen Ukraina dan Penyelidikan Kemlu RI

Isu ini mencuat setelah Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina merilis laporan melalui Telegram pada 27 Agustus, yang menyebut sedikitnya delapan WNI direkrut militer Rusia untuk terjun ke medan pertempuran. Laporan media The New Voice of Ukraine menyebutkan pihak intelijen Ukraina mengklaim telah mengantongi dokumen yang mengonfirmasi perekrutan tersebut.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Menanggapi laporan tersebut, Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia terus melakukan verifikasi fakta secara menyeluruh melalui perwakilan RI di luar negeri serta berkoordinasi erat dengan kementerian dan lembaga terkait di dalam negeri.

Selain memverifikasi kebenaran identitas delapan WNI tersebut, Kemlu RI menaruh perhatian khusus pada kemungkinan adanya indikasi penipuan lowongan kerja daring, eksploitasi tenaga kerja, maupun tawaran kerja manipulatif yang menjebak para WNI hingga terseret ke zona konflik.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kemlu RI

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap