Penyelidikan resmi kini tengah berjalan terhadap Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumatera Barat, Kombes Teddy Fanani. Langkah disiplin ini diambil menyusul beredarnya sebuah rekaman video di media sosial yang memperlihatkan dugaan aksi kekerasan di jalan raya menuju Bandara Internasional Minangkabau pada Jumat siang, 7 Agustus. Korban yang menjadi sasaran amukan dalam peristiwa tersebut merupakan seorang pekerja honorer daerah di Kota Padang. Kasus ini segera mendapat perhatian serius dari pimpinan kepolisian daerah setempat yang langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan klarifikasi serta pemeriksaan internal secara mendalam.
Siapa sajakah pihak yang terlibat dalam insiden di jalan raya menuju Bandara Internasional Minangkabau?
Insiden yang videonya viral di berbagai platform media sosial ini melibatkan Kombes Teddy Fanani, yang saat itu menumpang kendaraan dinas milik Polda Sumatera Barat dengan nomor lambung 9. Di pihak lain, korban dari dugaan aksi kekerasan tersebut adalah seorang pemuda bernama Bill Irzano. Sehari-hari, Bill bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Padang. Pada saat kejadian, Bill tengah mengemudikan mobil dinas instansinya dalam perjalanan menuju Bandara Internasional Minangkabau untuk menjemput rombongan tamu penting yang berasal dari Perpustakaan RI Jakarta.








