Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di dalam gardu listrik di dekat Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (1/9/2026) sore. Penemuan jasad tersebut mengindikasikan adanya dugaan kecelakaan akibat sengatan listrik bertegangan tinggi saat korban berada di dalam fasilitas gardu listrik tersebut.
Kapolsek Pancoran Kompol Suminto mengungkapkan bahwa pria tanpa identitas tersebut ditemukan di lantai dua gardu listrik. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menduga korban tewas akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi.
Diduga Hendak Mencuri Kabel
Kompol Suminto menjelaskan bahwa korban diduga masuk ke dalam gardu listrik untuk mencuri kabel. Dugaan ini diperkuat oleh sejumlah barang bukti berupa peralatan yang ditemukan bersama jasad korban di tempat kejadian perkara.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Di lokasi penemuan mayat, petugas menemukan gergaji besi dan sebuah kantong plastik yang diduga dipersiapkan korban untuk memotong serta mengangkut kabel dari dalam gardu. Meski penyebab kematian diduga kuat akibat sengatan listrik dari pemeriksaan awal, pihak kepolisian menyatakan belum ada informasi pasti mengenai waktu persis pria tersebut meninggal dunia.
PLN Temukan Kerusakan pada Pintu dan Komponen Gardu
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, PLN UID Jakarta Raya bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap aset kelistrikan pada Gardu Hubung PLN di sekitar Stasiun LRT Pancoran.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, menyampaikan bahwa pemeriksaan awal mendapati sejumlah kerusakan fisik pada aset PLN. Pintu Gardu Hubung yang seharusnya dalam kondisi terkunci rapat ditemukan dalam keadaan rusak dan terbuka.
Selain pintu gardu yang dirusak, petugas PLN juga menemukan sejumlah kabel dan komponen kelistrikan di dalam gardu berada dalam kondisi yang tidak sebagaimana mestinya. Saat ini, PLN terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak Kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti serta kronologi lengkap kejadian tersebut.






