tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Berita

Dugaan Sumber Dentuman di Bandung, Anak Krakatau hingga Skyquake

Wulan WijayaDiterbitkan 6 Sep 2026 - 00.02 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dugaan Sumber Dentuman di Bandung, Anak Krakatau hingga Skyquake
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Warga di sejumlah kawasan Bandung Raya dikejutkan oleh suara dentuman misterius yang terdengar berulang sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari. Suara berintensitas rendah hingga sedang tersebut dilaporkan cukup kuat hingga menggetarkan pintu dan jendela rumah warga, memicu berbagai spekulasi mengenai sumber asalnya.

Sejumlah otoritas teknis dan pengamat kebumian menyoroti dua kemungkinan utama di balik fenomena ini, yakni perambatan gelombang akustik dari erupsi Gunung Anak Krakatau serta fenomena atmosferis yang dikenal sebagai skyquake.

Perambatan Energi Akustik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Anak Krakatau yang berada di kawasan Selat Sunda mengalami rangkaian erupsi terus-menerus sejak Jumat pukul 23.07 WIB hingga Sabtu. Kepala PVMBG, Rita Susilawati, menjelaskan bahwa letusan tipe freatik atau letusan eksplosif berdaya besar kerap menghasilkan pelepasan energi akustik masif yang dapat merambat melalui lapisan udara hingga jarak ratusan kilometer.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Peristiwa serupa pernah tercatat saat letusan eksplosif Gunung Kelud pada 13 Februari 2014, ketika kolom erupsi setinggi 17 kilometer menghasilkan dentuman yang terdengar hingga wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Badan Geologi menambahkan dua faktor fisik yang memungkinkan suara erupsi Krakatau menjangkau Bandung:

  • Ekspansi cepat akibat pelepasan gas bertekanan tinggi dari kawah gunung api.
  • Gesekan serta turbulensi aliran lava berkecepatan tinggi di sepanjang konduit atau saluran kepundan.

Analisis BMKG dan Hipotesis Skyquake

Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi suara tersebut sebagai fenomena skyquake atau dentuman langit, mirip dengan peristiwa yang pernah terjadi di kawasan Bogor pada April 2020.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Analisis instrumen BMKG menunjukkan beberapa catatan penting terkait kondisi geologis dan cuaca saat kejadian berlangsung:

  • Aktivitas Seismik: Data seismograf mengonfirmasi tidak ada peningkatan aktivitas getaran yang signifikan di sepanjang jalur Sesar Lembang pada rentang waktu terdengarnya dentuman.
  • Kondisi Atmosfer: Citra satelit Himawari menunjukkan tutupan awan di Bandung Raya relatif minim dan cuaca terpantau cerah. Konsentrasi petir (thunderstorm) terpantau sangat dominan di sekitar Selat Sunda/Krakatau, sementara petir lokal di Bandung sangat sedikit.
  • Anomali Wilayah Lintasan: Kendati Krakatau mengalami erupsi, masyarakat di wilayah Banten dan Jakarta yang secara geografis berada lebih dekat dengan Selat Sunda justru tidak melaporkan adanya suara dentuman serupa.

Selain faktor gelombang suara erupsi, BMKG menuturkan adanya literatur ilmiah yang mengaitkan fenomena skyquake dengan pelepasan gas metana alami dari bawah tanah. Mengingat cekungan Bandung Raya berdiri di atas endapan Danau Purba Bandung, aktivitas pelepasan gas bawah permukaan tetap menjadi salah satu hipotesis ilmiah yang melengkapi dinamika akustik tersebut.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKG

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap