Pasar kendaraan listrik premium di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang meramaikan segmen keluarga. PT Indomobil National Distributor resmi membawa Leapmotor C10, sebuah SUV listrik berukuran menengah yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas dengan kenyamanan maksimal. Kehadiran mobil ini menandai babak baru dalam kompetisi kendaraan ramah lingkungan di tanah air, menyasar konsumen yang menginginkan kabin lapang dan teknologi mutakhir.
Langkah strategis ini didorong oleh kemitraan investasi jangka panjang antara Leapmotor dengan grup otomotif global Stellantis N.V. Untuk memperkuat posisinya di pasar domestik, perakitan lokal secara Completely Knocked Down (CKD) dilakukan di fasilitas PT National Assemblers yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat. Komitmen investasi manufaktur ini menjadi landasan kuat bagi penyediaan kendaraan listrik berkualitas Eropa yang disesuaikan dengan kondisi pasar Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing industri otomotif nasional.
Kehadiran Leapmotor C10 membawa standar baru bagi kenyamanan dan performa SUV listrik di kelasnya. Dengan mengadopsi filosofi Human-Centric Tech, kendaraan ini memadukan sasis rekayasa Stellantis yang telah dikembangkan bersama tim di Balocco Proving Ground, Italia. Penggunaan arsitektur Cell-to-Chassis (CTC 2.0) menyatukan baterai langsung ke dalam struktur sasis, menghasilkan tingkat kekakuan bodi yang mencapai 42.500 Nm/degree. Langkah ini meningkatkan stabilitas berkendara dan memaksimalkan ruang kabin bagi lima penumpang.
Bagi konsumen yang tertarik pada SUV ini, Leapmotor C10 ditawarkan dalam varian Flagship RWD dengan harga Rp 618 juta on the road Jakarta. Namun, selama ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, terdapat penawaran harga perkenalan sebesar Rp 598 juta untuk 500 konsumen pertama. Konsumen juga disuguhi berbagai fitur digital terintegrasi, seperti sistem operasi Leap OS 4.0 yang ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 8155.
Pertanyaan 1: Apa keunggulan performa dan daya jelajah yang ditawarkan oleh Leapmotor C10?
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Leapmotor C10 dibekali dengan baterai LFP berkapasitas 69,9 kWh yang menggerakkan motor listrik roda belakang. Motor ini menghasilkan tenaga sebesar 165 kW dan torsi 360 Nm. Berdasarkan standar pengujian NEDC, SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 478 kilometer. Kombinasi ini memberikan performa responsif sekaligus efisiensi energi untuk aktivitas harian di perkotaan maupun perjalanan ke luar kota.
Pertanyaan 2: Bagaimana tingkat keselamatan dan fitur teknologi dalam kabin Leapmotor C10?
Aspek keselamatan didukung oleh raihan peringkat lima bintang dari standar pengujian European NCAP (E-NCAP). Mobil ini dilengkapi dengan tujuh kantong udara serta teknologi ADAS Level 2 yang mencakup 16 fitur bantuan berkendara. Di dalam kabin, penumpang mendapatkan material kulit silikon bersertifikat OEKO-TEX Standard 100. Untuk hiburan dan konektivitas, tersedia layar ganda berukuran 14,6 inci dan 10,25 inci, sistem audio 12 speaker, pembaruan perangkat lunak over-the-air, serta koneksi nirkabel Apple CarPlay dan Android Auto.
Pertanyaan 3: Apa perbedaan utama antara Leapmotor C10 dengan Leapmotor B10 yang juga dipasarkan di Indonesia?
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Meski kedua model ini sama-sama berkapasitas lima penumpang, terdapat perbedaan pada dimensi dan kelapangan kabin. Kabin Leapmotor C10 dirancang lebih lega guna menunjang kenyamanan keluarga, sementara model B10 tampil lebih kompak. Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, menyatakan bahwa C10 dikembangkan dengan filosofi Human-Centric Tech yang memprioritaskan pengalaman pengguna serta menghadirkan ketenangan dalam setiap perjalanan berkat standar rekayasa khas Eropa.
Pertanyaan 4: Di mana konsumen bisa mendapatkan unit Leapmotor C10 dan bagaimana skema harganya?
Kendaraan ini secara resmi dipasarkan di Indonesia melalui PT Indomobil National Distributor dan dirakit secara lokal di fasilitas PT National Assemblers di Purwakarta, Jawa Barat. Varian Flagship RWD dibanderol dengan harga Rp 618 juta on the road Jakarta. Selama masa peluncuran di ajang GIIAS 2026, tersedia penawaran harga perkenalan sebesar Rp 598 juta yang berlaku bagi 500 konsumen pertama.






