PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), emiten perkebunan kelapa sawit milik pengusaha Peter Sondakh, memberikan klarifikasi resmi mengenai isu sengketa investasi yang melibatkan lembaga pemerintah Malaysia, Federal Land Development Authority (Felda).
Manajemen perseroan menegaskan bahwa BWPT tidak memiliki hubungan korporasi maupun hubungan kontraktual secara langsung dengan Felda terkait kepemilikan saham perseroan. Berdasarkan administrasi pencatatan saham, pihak yang tercatat resmi sebagai pemegang saham adalah FICP. Perseroan juga menerangkan bahwa FICP merupakan badan hukum mandiri yang berstatus terpisah dan berbeda dari Felda.
Posisi Perseroan Terhadap Hak Put Option dan Potensi Kerugian
Mengenai kabar adanya potensi kerugian Felda yang disebut-sebut mencapai sekitar 2,5 miliar ringgit Malaysia atau lebih dari Rp10 triliun (dengan asumsi kurs Rp4.300 per ringgit), BWPT menyatakan tidak memiliki kewajiban maupun eksposur keuangan, baik langsung maupun tidak langsung.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Perseroan juga menanggapi persoalan hak put option yang dikabarkan telah dieksekusi pada tahun 2022. BWPT menyatakan tidak menjalin komunikasi dengan FICP untuk penyelesaian hak tersebut karena perseroan bukan merupakan pihak dalam perjanjian maupun hubungan kontraktual yang mendasari kesepakatan put option itu.
Meski demikian, keterikatan administratif antara perseroan dan FICP tetap berjalan dalam tata kelola korporasi. Dua perwakilan dari FICP saat ini tercatat aktif menduduki posisi sebagai anggota Dewan Komisaris BWPT.
Duduk Perkara Investasi dan Struktur Kepemilikan
Persoalan investasi ini sebelumnya mencuat ke ranah diplomasi setelah Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim dilaporkan mengirimkan surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto guna meminta dukungan penanganan investasi Felda di BWPT. Dari permasalahan tersebut, dana yang diperkirakan masih berpotensi untuk diselamatkan dilaporkan hanya berkisar RM200 juta.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Investasi ini bermula pada Desember 2016 saat Felda melalui FICP membeli kepemilikan saham di Eagle High Plantations dengan nilai transaksi mencapai US$505,4 juta.
Hingga catatan kepemilikan per 26 Agustus 2026, Felda tercatat masih menguasai 37% saham BWPT. Porsi kepemilikan saham tersebut mendekati porsi saham yang dikuasai pemegang saham pengendali perseroan, yakni PT Rajawali Capital International, yang memegang sebesar 37,7%.






