PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), entitas bisnis yang terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu, resmi menandatangani Conditional Sales and Purchase Agreement (CSPA) untuk mengakuisisi lini bisnis otomotif Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia. Kesepakatan ini menandai babak baru diversifikasi korporasi ke sektor mobilitas regional di luar portofolio intinya di industri petrokimia, energi, dan infrastruktur.
Langkah ekspansi lintas negara ini dirancang untuk memperluas jangkauan Chandra Asri Group di Asia Tenggara sekaligus memperkuat integrasi ekosistem bisnis yang tengah dibangun secara bertahap di kawasan tersebut.
Rincian Kesepakatan Akuisisi Cycle & Carriage
Penandatanganan CSPA atas unit bisnis Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia merupakan bagian dari rencana transaksi bertahap (bolt-on acquisition). Melalui kesepakatan ini, Chandra Asri Group mengambil alih kepemilikan operasional salah satu distributor otomotif paling mapan di pasar Asia Tenggara.
Menurut Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, rencana akuisisi ini menjadi tonggak penting dalam agenda transformasi korporasi. Transaksi ini dirancang untuk melengkapi portofolio bisnis yang telah beroperasi di pasar regional sebelumnya, memperkuat pijakan grup di dua pasar utama Asia Tenggara secara bersamaan.
Profil dan Posisi Pasar Cycle & Carriage
Cycle & Carriage bukan pemain baru di sektor otomotif Asia Tenggara. Perusahaan ini memiliki rekam jejak operasional panjang sejak didirikan pada 1899.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Di pasar Singapura dan Malaysia, Cycle & Carriage memegang peran sentral sebagai perwakilan dan jaringan distribusi resmi berbagai merek otomotif global terkemuka. Jaringan distribusi, reputasi keagenan, dan basis pelanggan yang telah terbangun selama lebih dari satu abad menjadi fondasi yang langsung diperoleh Chandra Asri Group melalui aksi korporasi ini.
Integrasi Ekosistem Energi, Ritel, dan Mobilitas
Masuknya TPIA ke sektor otomotif bukan langkah yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari cetak biru jangka panjang untuk membangun platform terintegrasi di tiga pilar: energi, infrastruktur, dan mobilitas di Asia Tenggara.
Sebelum melangkah ke sektor otomotif melalui Cycle & Carriage, Chandra Asri Group telah memperluas jejak operasionalnya di Singapura lewat akuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar ritel bermerek Esso.
Kombinasi antara jaringan stasiun pengisian bahan bakar, penyediaan energi, dan lini distribusi kendaraan memberikan peluang keterhubungan langsung di sepanjang rantai nilai (value chain) mobilitas konsumen:
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

- Rantai Nilai Mobilitas: Penguasaan jaringan keagenan kendaraan membuka akses langsung ke konsumen otomotif di Singapura dan Malaysia.
- Sinergi Ritel: Operasional ritel bahan bakar bermerek Esso yang telah dimiliki di Singapura terhubung langsung dengan basis pengguna kendaraan di wilayah tersebut.
- Diversifikasi Pendapatan: Portofolio grup terdiversifikasi secara geografis dan sektoral, mengimbangi dinamika siklus bisnis kimia dan energi dasar.
Struktur Pendanaan dan Penasihat Transaksi
Dalam proses pelaksanaan transaksi strategis ini, Chandra Asri Group melibatkan institusi keuangan internasional untuk penataan struktur dan pembiayaan kesepakatan:
- Penasihat Keuangan: Greenhill, entitas afiliasi dari Mizuho, ditunjuk sebagai penasihat keuangan eksklusif (exclusive financial advisor) untuk mendampingi transaksi.
- Dukungan Pembiayaan: Mizuho Bank bertindak sebagai penyedia fasilitas pembiayaan akuisisi (acquisition financing) yang mendukung penyelesaian transaksi tersebut.
Tahapan Menuju Penyelesaian Transaksi
Dokumen yang ditandatangani oleh TPIA saat ini berbentuk perjanjian jual beli bersyarat (CSPA). Status bersyarat ini berarti penyelesaian transaksi (closing) tetap bergantung pada pemenuhan berbagai syarat pendahuluan yang telah disepakati oleh para pihak, termasuk persetujuan regulator terkait dan pemenuhan ketentuan administratif di yurisdiksi Singapura maupun Malaysia.
Realisasi transaksi ini akan mempertegas arah transformasi Chandra Asri Group dari produsen petrokimia domestik menjadi konglomerasi energi, infrastruktur, dan mobilitas terpadu di tingkat regional.






