PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menyiapkan dana dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp 500.000.000.000 (Rp 500 miliar) untuk melancarkan aksi korporasi tersebut.
Rencana pelaksanaan buyback saham ini dilakukan dalam rangka menjaga kinerja perseroan serta mendukung stabilitas pasar modal ketika kondisi pasar mengalami fluktuasi secara signifikan. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, proses pembelian kembali saham akan dijalankan secara bertahap dalam rentang waktu tiga bulan, terhitung sejak 4 September 2026 sampai dengan 4 Desember 2026.
Alokasi Saham dan Sumber Pendanaan
Dalam rencana buyback ini, jumlah saham yang akan dibeli oleh perseroan ditargetkan sebanyak 797.500.000 lembar saham. Jumlah lembar saham tersebut mewakili porsi kepemilikan sebesar 5 persen dari total modal yang telah dikeluarkan perseroan.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Untuk merealisasikan pembelian saham tersebut, manajemen ERAA menyatakan bahwa seluruh pendanaan akan bersumber secara penuh dari kas internal perseroan. Dengan pemanfaatan kas internal tersebut, aset dan ekuitas perseroan diperkirakan akan mengalami penurunan sesuai dengan perhitungan proforma ditambah dengan biaya transaksi pembelian kembali saham.
Dampak terhadap Operasional dan Keuangan
Meski terjadi pengurangan pada pos aset dan ekuitas, transaksi pembelian kembali saham ini dipastikan tidak membawa dampak material terhadap pos biaya operasional perseroan. Dengan demikian, performa laba-rugi ERAA diperkirakan tetap terjaga dan sejalan dengan target yang telah ditetapkan oleh perseroan.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Manajemen juga menegaskan bahwa pendapatan ERAA tidak akan mengalami penurunan akibat berjalannya aksi buyback ini. Perseroan memiliki kecukupan modal serta arus kas (cash flow) yang memadai guna membiayai transaksi tersebut bersamaan dengan keberlangsungan kegiatan usaha perseroan.
Untuk mendukung kelancaran seluruh proses transaksi pembelian kembali saham di pasar modal, perseroan telah menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia sebagai pihak yang memfasilitasi pelaksanaan aksi korporasi ini.






