tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorWaspada PenipuanPopuler
Beranda/Afiliasi

Evakuasi Korban dan Penanganan Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta

Retno PurwantoDiterbitkan 8 Agu 2026 - 02.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Evakuasi Korban dan Penanganan Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Peristiwa kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada Sabtu dini hari, 8 Agustus 2026. Dalam musibah ini, upaya penyelamatan intensif segera dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran untuk menyisir area gedung yang diselimuti api. Hasilnya, petugas berhasil mengevakuasi satu orang korban berjenis kelamin laki-laki dari dalam bangunan yang tengah terbakar tersebut. Langkah penyelamatan ini menjadi fokus utama di tengah kobaran api yang masih berupaya dikendalikan oleh tim penyelamat di lapangan.

Kronologi evakuasi korban berlangsung dramatis pada dini hari. Tepat pada pukul 01.32 WIB, petugas pemadam kebakaran tampak menggendong korban pria tersebut keluar dari area gedung yang terbakar. Begitu berhasil dikeluarkan dari zona bahaya, korban langsung mendapatkan penanganan darurat dari petugas medis yang bersiaga di lokasi. Petugas medis yang mengenakan seragam PMI segera memindahkan korban ke atas tandu darurat. Untuk membantu pernapasannya yang diduga terganggu akibat asap tebal, petugas langsung memasangkan selang oksigen kepada korban. Setelah kondisi pertolongan pertama dirasa cukup stabil, korban segera ditandu masuk ke dalam mobil ambulans untuk dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis lanjutan.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Hingga laporan pertama diturunkan dari lokasi kejadian, kondisi kebakaran di Gedung Bapenda DKI Jakarta terpantau belum sepenuhnya padam secara menyeluruh. Petugas pemadam kebakaran masih terus berjuang keras menjinakkan si jago merah yang membakar bagian-bagian penting dari gedung tersebut. Untuk mempercepat proses pemadaman di area yang sulit dijangkau oleh personel di darat, petugas mengerahkan alat berat khusus berupa Bronto Skylift. Alat penembak air dari ketinggian ini menjadi andalan utama dalam memutus perambatan api agar tidak semakin meluas ke area sekitar maupun ke struktur bangunan lainnya yang berdekatan.

Dalam operasi pemadaman yang berlangsung dinamis ini, sebanyak dua unit Bronto Skylift dikerahkan secara strategis ke lokasi kejadian oleh tim damkar. Pemanfaatan kedua alat canggih ini sengaja dibagi menjadi dua fokus penanganan yang berbeda demi efisiensi kerja di lapangan. Satu unit Bronto Skylift difungsikan khusus untuk menyemprotkan air ke titik api yang berada di lantai-lantai atas gedung, mengingat posisi api yang tinggi sangat sulit dijangkau dengan selang pemadam biasa. Sementara itu, unit Bronto Skylift yang kedua diarahkan untuk menyiram area bawah gedung secara konstan. Langkah penyiraman di bagian bawah ini sangat krusial untuk mencegah perambatan api ke bangunan di sekitarnya serta mengamankan jalur evakuasi bagi petugas yang bekerja di permukaan tanah.

Baca Juga

Kebijakan Larangan Ekspor Tembaga dan Bauksit Mentah Tetap Berlaku

Kebijakan Larangan Ekspor Tembaga dan Bauksit Mentah Tetap Berlaku

Meskipun proses evakuasi dan pemadaman terus berjalan, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran di Gedung Bapenda DKI Jakarta tersebut. Pihak berwenang masih berfokus pada upaya pemadaman total dan penyelamatan area sekitar. Guna menjaga situasi di lokasi tetap kondusif serta mencegah warga sipil mendekati area berbahaya, sejumlah personel kepolisian diturunkan untuk mengamankan tempat kejadian perkara. Polisi berjaga di sekeliling gedung untuk memastikan alur kerja petugas pemadam dan medis tidak terhambat oleh kerumunan atau gangguan lainnya.

Berikut adalah rangkuman informasi penting dalam bentuk tanya jawab mengenai insiden kebakaran ini:

Bagaimana kronologi evakuasi korban dalam kebakaran ini? Proses evakuasi dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sekitar pukul 01.32 WIB. Seorang pria berhasil diselamatkan dari dalam Gedung Bapenda DKI Jakarta dengan cara digendong oleh petugas keluar dari area kebakaran. Setelah berada di luar gedung, korban langsung diserahkan kepada petugas medis berbaju PMI yang bersiaga di lokasi. Korban kemudian ditempatkan di tandu, dipasangi selang oksigen untuk membantu pernapasannya, dan segera dibawa menggunakan ambulans menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Berapa banyak korban yang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian? Berdasarkan laporan terkini dari lapangan, hanya ada satu orang korban pria yang dilaporkan berhasil dievakuasi dari dalam Gedung Bapenda DKI Jakarta yang terbakar. Belum ada laporan tambahan mengenai adanya korban lain yang terjebak di dalam gedung tersebut.

Baca Juga

Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok Siap Operasikan Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor pada Agustus 2026

Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok Siap Operasikan Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor pada Agustus 2026

Bagaimana status pemadaman kebakaran hingga saat ini? Hingga informasi ini dilaporkan, api yang membakar Gedung Bapenda DKI Jakarta belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan upaya penyiraman air secara intensif untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan tidak menimbulkan penyalaan kembali.

Alat apa saja yang digunakan oleh petugas pemadam kebakaran di lokasi? Petugas pemadam kebakaran mengerahkan dua unit Bronto Skylift untuk mengatasi kebakaran ini. Satu unit digunakan untuk menyemprotkan air ke titik api yang berada di lantai atas gedung, sedangkan satu unit lainnya difungsikan untuk menyemprotkan air ke area bawah guna mencegah perambatan api ke wilayah sekitar.

Apa penyebab utama terjadinya kebakaran di Gedung Bapenda DKI Jakarta? Penyebab pasti dari kebakaran ini belum dapat dipastikan karena belum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang maupun kepolisian di lokasi kejadian. Saat ini, fokus utama petugas masih tertuju pada penyelesaian proses pemadaman dan pengamanan lokasi oleh aparat kepolisian.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pemadam KebakaranKebakaranGedung Bapenda DKIEvakuasi Korban

Berita Terbaru Lainnya

Kebijakan Larangan Ekspor Tembaga dan Bauksit Mentah Tetap BerlakuTerminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok Siap Operasikan Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor pada Agustus 2026Restrukturisasi BUMN, Target Penyusutan Menjadi 250 Perusahaan demi Efisiensi BisnisAturan dan Prosedur Pendaftaran Lelang 11 Saham Bursa Efek Indonesia September 2026Thailand Siapkan Pemotongan Pajak Cukai untuk Tarik Investasi Pabrik Otomotif BaruPanduan Legalitas Membawa Perhiasan Emas Jumlah Besar untuk Perdagangan Antar-WilayahDetail Kasus Tabrakan Maut Mobil Polisi di Lampu Merah BoneTuntutan Hukum Kasus Ledakan Kapal MT Federal II di PT ASL Shipyard Batam

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator
Waspada Penipuan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap