tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Finance

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

Sri NugrohoDiterbitkan 30 Jul 2026 - 19.08 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pergerakan positif pada perdagangan Kamis, 30 Juli 2026. Indeks saham domestik ini berhasil berbalik arah setelah mengalami pelemahan selama enam hari perdagangan berturut-turut. Pada pukul 10.10 WIB, IHSG telah mencapai level 6.158,56, yang berarti naik 1,1% dari posisi penutupan sebelumnya di angka 6.091,38. Sepanjang sesi pagi, pergerakan indeks berada dalam rentang 6.106 hingga 6.168.

Total nilai transaksi di bursa mencapai sekitar Rp 4,38 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan menyentuh 9,82 miliar lembar. Mayoritas saham berada di zona hijau, di mana 471 emiten mengalami kenaikan, 152 saham terkoreksi, dan 153 saham tidak mengalami perubahan harga. Saham-saham yang paling banyak diperjualbelikan oleh investor antara lain TPIA, BBCA, BBRI, BUMI, serta BMRI.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer
Baca Juga

Analisis Faktor Penyebab Turunnya Harga Minyak Dunia di Bawah US$90

Analisis Faktor Penyebab Turunnya Harga Minyak Dunia di Bawah US$90

Hampir seluruh sektor perdagangan berkontribusi pada kenaikan IHSG, kecuali sektor utilitas dan kesehatan yang justru melemah. Sektor barang baku, konsumer, dan finansial memimpin dengan lonjakan yang paling tajam. Kinerja indeks ini juga ditopang oleh saham-saham unggulan (blue chip) seperti Bank Central Asia (BBCA), Telkom Indonesia (TLKM), Bank Mandiri (BMRI), Amman Mineral (AMMN), dan Bank Negara Indonesia (BBNI).

Dari sisi global, pasar merespons keputusan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50-3,75%. Keputusan tersebut memicu perbedaan pandangan terluas di antara para pejabat The Fed sejak 2016. Bersamaan dengan itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 30 tahun naik 10 basis poin hingga melampaui level 5,2%, mencetak rekor tertinggi sejak 2007. Di samping itu, data inflasi PCE AS untuk bulan Juni diproyeksikan tumbuh sebesar 3,7% secara tahunan.

Baca Juga

IHSG Menguat 0,72 Persen di Sesi I 30 Juli 2026, Saham Perbankan Jadi Penopang Utama

IHSG Menguat 0,72 Persen di Sesi I 30 Juli 2026, Saham Perbankan Jadi Penopang Utama

Kondisi pasar turut dipengaruhi oleh eskalasi konflik di Timur Tengah setelah sebuah kapal tanker gas milik AS diserang menggunakan drone di Mesir. Insiden ini berlanjut pada aksi saling serang rudal yang melibatkan Iran, militer AS, dan Arab Saudi. Memanasnya situasi tersebut menyebabkan harga minyak mentah Brent melonjak 7,9% menjadi US$ 90,74 per barel, sementara minyak WTI naik 6,56% ke level US$ 84,46 per barel. Pada bursa saham global, saham Microsoft melesat 8% berkat kuatnya bisnis komputasi awan Azure. Sebaliknya, saham Meta Platforms merosot 7% akibat lemahnya proyeksi pendapatan dan tingginya beban biaya investasi. Dari dalam negeri, sentimen ekonomi juga diwarnai oleh pembukaan pameran otomotif GIIAS 2026 di ICE BSD.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGSahamInvestasiPasar ModalBursa Efek Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Analisis Faktor Penyebab Turunnya Harga Minyak Dunia di Bawah US$90IHSG Menguat 0,72 Persen di Sesi I 30 Juli 2026, Saham Perbankan Jadi Penopang UtamaMenyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Cara Membaca Peluang Bisnis dari Transisi Industri Otomotif IndonesiaCara Memastikan Laporan LHKPN dan Gratifikasi Sesuai Ketentuan KPKMewaspadai Modus Ganjal ATM, Pelajaran dari Kasus Penyergapan di PamulangDampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani TebuPenyitaan Ponsel Ketua DPRD Lebak, Prosedur Hukum dan Perkembangan Penyelidikan

Paling Banyak Dibaca

Analisis Faktor Penyebab Turunnya Harga Minyak Dunia di Bawah US$90

Ekonomi Digital

Analisis Faktor Penyebab Turunnya Harga Minyak Dunia di Bawah US$90

30 Jul 2026

IHSG Menguat 0,72 Persen di Sesi I 30 Juli 2026, Saham Perbankan Jadi Penopang Utama

Pasar Saham

IHSG Menguat 0,72 Persen di Sesi I 30 Juli 2026, Saham Perbankan Jadi Penopang Utama

30 Jul 2026

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

30 Jul 2026

Cara Membaca Peluang Bisnis dari Transisi Industri Otomotif Indonesia

Ekonomi Digital

Cara Membaca Peluang Bisnis dari Transisi Industri Otomotif Indonesia

30 Jul 2026

Mewaspadai Modus Ganjal ATM, Pelajaran dari Kasus Penyergapan di Pamulang

Keamanan Finansial

Mewaspadai Modus Ganjal ATM, Pelajaran dari Kasus Penyergapan di Pamulang

30 Jul 2026

Cara Memastikan Laporan LHKPN dan Gratifikasi Sesuai Ketentuan KPK

Regulasi & Kepatuhan

Cara Memastikan Laporan LHKPN dan Gratifikasi Sesuai Ketentuan KPK

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Analisis Faktor Penyebab Turunnya Harga Minyak Dunia di Bawah US$90Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  2. 2IHSG Menguat 0,72 Persen di Sesi I 30 Juli 2026, Saham Perbankan Jadi Penopang UtamaPasar Saham 路 30 Jul 2026
  3. 3Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Membaca Peluang Bisnis dari Transisi Industri Otomotif IndonesiaEkonomi Digital 路 30 Jul 2026
  5. 5Mewaspadai Modus Ganjal ATM, Pelajaran dari Kasus Penyergapan di PamulangKeamanan Finansial 路 30 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap