Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus berjalan dengan berbagai fasilitas penunjang yang dipersiapkan untuk para pegawai pemerintahan. Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian publik adalah kesiapan dan kualitas hunian bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dipindahkan ke ibu kota baru tersebut. Kualitas tempat tinggal ini sangat krusial untuk memastikan kenyamanan dan produktivitas kerja para abdi negara saat mulai bertugas di lingkungan baru. Kepastian mengenai kondisi kelayakan fasilitas hunian ini senantiasa dinantikan oleh para ASN yang bersiap untuk melakukan transisi tempat tinggal dari wilayah asal mereka menuju IKN.
Terkait kualitas hunian tersebut, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuldjono, memberikan penilaian langsung mengenai kondisi Rumah Susun (Rusun) ASN. Dalam acara media briefing yang diselenggarakan di Kantor Nusantara Balai Kota, Penajam Paser Utara, pada hari Jumat, 14 Agustus 2026, Basuki menyatakan bahwa Rusun ASN memiliki tingkat kenyamanan yang sangat baik. Bahkan, ia menilai Rusun ASN ini terasa lebih nyaman dan lebih segar jika dibandingkan dengan Hotel Swissotel Nusantara. Penilaian dari Kepala OIKN ini memberikan gambaran positif bahwa hunian yang dibangun oleh pemerintah bagi para pegawainya memiliki standar kualitas yang tinggi dan tidak kalah dengan fasilitas komersial.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pernyataan mengenai kenyamanan Rusun ASN ini juga dirasakan langsung oleh perwakilan media massa. Para awak media diarahkan untuk bermalam selama beberapa hari di Rusun ASN tersebut dalam rangka meliput perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 di IKN. Selama menginap, mereka dapat merasakan langsung berbagai fasilitas yang telah disediakan oleh OIKN di dalam unit hunian. Setiap unit Rusun ASN ini dirancang dengan fasilitas yang sangat lengkap dan memadai untuk kebutuhan sehari-hari. Di dalamnya, telah disediakan tiga kamar tidur, dua kamar mandi, tiga unit pendingin ruangan (AC), sebuah mesin cuci, serta fasilitas air keran yang sudah aman dan bisa langsung dikonsumsi atau diminum oleh para penghuninya.
Dari sisi perkembangan fisik proyek di lapangan, penyediaan hunian bagi para ASN ini terus menunjukkan kemajuan yang terencana. Hingga awal tahun 2026, tercatat sebanyak 48 tower Rusun ASN telah rampung dibangun di kawasan IKN. Meskipun puluhan tower telah selesai didirikan, proses pembangunan tidak berhenti sampai di situ. Saat ini, pihak berwenang masih terus melanjutkan beberapa proyek pembangunan Rusun ASN tambahan guna memastikan ketersediaan kapasitas tempat tinggal yang cukup untuk menampung gelombang kepindahan pegawai pemerintah di masa mendatang.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Sebagai pembanding dari kenyamanan Rusun ASN tersebut, Hotel Swissotel Nusantara sendiri merupakan salah satu akomodasi komersial terkemuka di IKN. Hotel ini dibangun dengan memanfaatkan dana investasi dari Konsorsium Nusantara yang dipimpin oleh Aguan. Konsorsium Nusantara ini merupakan gabungan dari sepuluh perusahaan raksasa di Indonesia yang berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur di ibu kota baru. Anggota konsorsium tersebut meliputi Agung Sedayu Group, Salim Group, Sinarmas, Pulau Intan, Djarum, Wings Group, Adaro, Barito Pacific, Mulia Group, Kawan Lama, dan Alfamart. Kerja sama dari berbagai korporasi besar ini menunjukkan besarnya peran investasi swasta dalam melengkapi fasilitas akomodasi dan komersial di kawasan Ibu Kota Nusantara.






