PT Pertamina (Persero) menggelar Festival Desa Energi Berdikari (DEB) 2026 pada 27–28 Agustus 2026 di Grha Pertamina, Jakarta. Forum ini menjadi sarana penguatan komitmen transisi energi bersih di tingkat pedesaan, ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pengembangan 53 lokasi DEB baru melalui kolaborasi teknologi tepat guna, kementerian, perguruan tinggi, serta inovator program Pertamuda.
Langkah ekspansi tersebut melanjutkan program pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) yang hingga Agustus 2026 telah menjangkau 269 lokasi di berbagai daerah di Indonesia. Pertamina menargetkan jumlah inisiatif DEB bertambah hingga mencapai 332 program pada akhir 2026, membuka ruang pemanfaatan energi bersih yang lebih luas di tengah total sekitar 75 ribu desa di Indonesia.
Fokus Sektor dan Sebaran Teknologi
Dari total 269 program DEB yang telah beroperasi aktif, sebarannya terbagi ke dalam tiga fokus utama kegiatan masyarakat:
Talenta Vokasi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

- 166 program berorientasi pada penguatan ketahanan pangan desa.
- 58 program diarahkan untuk pengembangan destinasi wisata energi.
- 45 program difokuskan pada pemberdayaan kawasan pesisir modern.
Operasional program-program tersebut ditopang oleh ragam instalasi energi terbarukan terdesentralisasi, mencakup 237 instalasi panel surya, 21 unit instalasi metana dan biogas, 8 unit pembangkit mikrohidro, 2 instalasi biodiesel, serta 1 sistem hybrid. Secara kumulatif, kapasitas pembangkit EBT yang telah terpasang mencapai sekitar 1,35 MWp, didampingi produksi bahan bakar biogas dan metana sebesar 959.302 meter kubik.
Dampak Ekonomi dan Kapasitas Masyarakat Lokal
Integrasi energi bersih di wilayah pedesaan ini menghasilkan perputaran ekonomi langsung bagi warga. Program DEB tercatat menciptakan nilai ekonomi sekitar Rp5,65 miliar per tahun, sekaligus menopang produktivitas sektor pertanian dengan mendukung produksi padi hingga 21.357 ton per tahun. Dari aspek lingkungan, pemanfaatan EBT ini berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon kumulatif sekitar 1,09 juta ton CO2e.
Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Secara sosial, implementasi DEB telah menjangkau 283.961 penerima manfaat, termasuk di dalamnya 62 penyandang disabilitas. Menjaga keberlanjutan fasilitas teknis di lapangan, program ini melibatkan 223 Local Hero tersertifikasi yang bertugas mengelola pengoperasian serta perawatan sistem energi bersama komunitas setempat.






