Sebuah ledakan yang diduga dipicu kebocoran tabung gas melanda permukiman warga di Kampung Pulo Kapuk, RT 01/RW 05, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Insiden tersebut mengakibatkan enam orang dalam satu keluarga menderita luka bakar serius, dengan dua korban di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai mendapatkan perawatan medis.
Korban meninggal dunia adalah seorang ayah bernama Deni Setiawan (36) dan putranya, Raihan Alfarizky (7). Berdasarkan informasi medis, kedua korban mengalami luka bakar parah di atas 90 persen sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir di RSUD Kabupaten Bekasi.
Peristiwa nahas itu bermula saat Enah sedang memasak dan menghangatkan nasi di dapur. Menyadari adanya kebocoran gas, ia meminta bantuan menantunya untuk memperbaiki dan mengganti tabung tersebut. Namun, saat proses penggantian dilakukan, percikan api menyambar ruangan dan seketika membakar seluruh anggota keluarga yang berada di dalam area tersebut.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Para korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Tiga korban dilarikan ke RSUD Kabupaten Bekasi, termasuk Enah yang kini berada di ruang ICU akibat luka bakar sekitar 90 persen, serta Amelya Putri yang dirawat di ruang biasa dengan luka bakar di bawah 50 persen pada tangan dan kaki.
Sementara itu, korban lainnya, yakni Buyin dan Aisah (15), dilarikan ke Rumah Sakit Sentra Medika. Aisah dilaporkan mengalami luka bakar terkonsentrasi pada kedua kakinya.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Kasus ledakan tabung gas yang menelan korban jiwa ini kini sedang dalam penanganan pihak kepolisian dari Polsek Cikarang Utara dan Polres Metro Bekasi untuk pendalaman lebih lanjut.






