Peristiwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 melanda wilayah Banten pada Senin (14/9/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa guncangan tersebut terjadi pada pukul 16.27 WIB dan tidak memiliki potensi untuk menimbulkan gelombang tsunami.
BMKG menyampaikan rincian parameter kejadian tersebut secara terbuka melalui unggahan pada akun media sosial X resminya. Lembaga tersebut secara tegas memastikan bahwa gempa ini aman dari ancaman bahaya tsunami dengan menyatakan bahwa peristiwa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Titik Pusat dan Kedalaman Gempa
Berdasarkan pencatatan BMKG, titik pusat atau episentrum gempa bumi berada pada koordinat 8,54 Lintang Selatan (LS) dan 105,78 Bujur Timur (BT). Jarak titik koordinat tersebut tercatat berada 186 kilometer barat daya Bayah, Banten.
Selain informasi lokasi dan koordinat, BMKG juga merinci bahwa kedalaman pusat gempa berada pada 10 kilometer di bawah permukaan. Kedalaman ini dicatat langsung oleh sistem pemantauan seismik BMKG saat peristiwa berlangsung pada sore hari tersebut.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Hingga laporan resmi diterbitkan, belum ada informasi mengenai ada atau tidaknya kerusakan yang diakibatkan oleh guncangan gempa tersebut.






