tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

Gunung Raksasa di Eropa Meletus, 1 Kota Hilang-2.000 Orang Tewas

Sri NugrohoDiterbitkan 25 Agu 2026 - 08.20 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gunung Raksasa di Eropa Meletus, 1 Kota Hilang-2.000 Orang Tewas
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Sekitar 2.000 orang kehilangan nyawa dan satu kota peradaban lenyap ketika Gunung Vesuvius di Italia meletus dahsyat pada 24 Agustus 79 Masehi. Berdasarkan hasil kajian vulkanologi modern, sebagian besar korban tewas hanya dalam rentang waktu sekitar 15 menit akibat terjangan awan gas dan abu bersuhu tinggi. Peristiwa runtuhnya Kota Pompeii ini kini dapat dipelajari secara terstruktur melalui kronologi sejarah, catatan saksi mata kuno, dan data ilmiah geologi.

Berikut adalah tahapan rekonstruksi peristiwa letusan Gunung Vesuvius dan dampaknya terhadap kehancuran Kota Pompeii berdasarkan catatan sejarah dan riset geologis.

Memeriksa Kondisi Awal dan Tanda Bahaya di Kawasan Pompeii

Langkah awal untuk memahami skala bencana ini adalah melihat kondisi lingkungan dan aktivitas seismik sebelum erupsi puncak terjadi:

Baca Juga

Talenta Vokasi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Talenta Vokasi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja
  1. Kondisi Kawasan dan Perekonomian: Pompeii merupakan kawasan yang makmur dengan pusat bisnis, pasar aktif, serta pelabuhan yang ramai. Tanah di sekitar lereng Gunung Vesuvius dimanfaatkan secara optimal untuk pertanian karena tingkat kesuburannya yang tinggi.
  2. Aktivitas Seismik Berulang: Naskah kuno Romawi mencatat bahwa kawasan tersebut terbiasa mengalami guncangan gempa akibat aktivitas vulkanik Vesuvius.
  3. Kerusakan Besar 62 Masehi: Tujuh belas tahun sebelum letusan utama, tepatnya pada 62 Masehi, gempa bumi berskala besar melanda kawasan tersebut dan menimbulkan kerusakan parah di berbagai fasilitas kota.

Menelusuri Kronologi Letusan dari Catatan Saksi Mata

Erupsi dahsyat pada 24 Agustus 79 Masehi terpantau dari wilayah sekitar dan didokumentasikan langsung oleh saksi mata zaman Romawi:

  1. Pengamatan Visual Kolom Letusan: Filsuf Plinius mendokumentasikan erupsi dari jarak sekitar 60 kilometer. Ia mencatat bahwa letusan Vesuvius membentuk kolom abu yang membubung tinggi ke angkasa dengan struktur menyerupai pohon pinus raksasa.
  2. Hujan Material Vulkanik: Sesaat setelah kolom letusan terbentuk, material berupa batu apung serta hujan abu pekat mulai jatuh dan menghujani daratan Pompeii.
  3. Penutupan Kota: Material abu vulkanik terus turun dalam skala masif hingga menimbun seluruh bangunan, jalan, dan fasilitas kota, menyebabkan Pompeii hilang dari peta peradaban.

Menganalisis Dampak Fatal 15 Menit Berdasarkan Riset Geologi

Penelitian kolaboratif antara Departemen Ilmu Bumi dan Geo-lingkungan Universitas Bari, Institut Geofisika dan Vulkanologi Nasional (INGV), serta British Geological Survey menjelaskan faktor utama tingginya angka kematian dalam durasi singkat:

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta
  1. Penyebaran Cepat Awan Vulkanik: Letusan melepaskan awan gas dan abu berskala masif yang mampu menyelimuti seluruh kota Pompeii hanya dalam kurun waktu 15 menit.
  2. Suhu Ekstrem: Peneliti senior Observatorium Vesuvius INGV, Roberto Isaia, memaparkan bahwa awan mematikan tersebut memiliki suhu lebih dari 100 derajat Celsius.
  3. Komposisi Material Mematikan: Aliran material piroklastik tersebut terdiri dari gas karbon dioksida (CO2), klorida, partikel abu pijar, dan pecahan kaca vulkanik yang melumpuhkan pernapasan seketika.

Meninjau Penemuan Arkeologi dan Status Terkini Gunung Vesuvius

Setelah tertimbun berabad-abad, keberadaan kota yang hilang ini kembali terungkap melalui proses ekskavasi bertahap:

  1. Penemuan Kembali Tahun 1748: Pompeii terhapus dari catatan sejarah selama 17 abad sebelum akhirnya ditemukan kembali melalui penggalian pada tahun 1748.
  2. Identifikasi Temuan Fisik: Tim arkeologi menemukan sisa-sisa infrastruktur jalan, reruntuhan bangunan, serta tulang belulang manusia yang terawetkan di bawah timbunan endapan vulkanik.
  3. Pemantauan Status Gunung: Hingga saat ini, Gunung Vesuvius di Italia tercatat masih berstatus sebagai gunung api aktif yang terus diawasi oleh lembaga vulkanologi.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap