Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta para Kepala Sekolah Rakyat untuk memperkuat standar operasional prosedur (SOP) serta mengenali dengan baik seluruh sumber daya manusia (SDM) di lingkungan sekolah. Pemahaman tersebut mencakup siswa, guru, wali asuh, wali asrama, hingga petugas keamanan atau sekuriti.
Arahan tersebut disampaikan Gus Ipul saat menggelar rapat secara daring melalui Zoom bersama seluruh Kepala Sekolah Rakyat dan kepala sentra. Penguatan SOP dan pengenalan SDM secara menyeluruh ini ditujukan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik serta mencegah potensi tiga dosa besar pendidikan, yakni perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi.
Penerapan Kontrak Kerja dan Pakta Integritas
Untuk memitigasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Gus Ipul meminta kepala sekolah menerapkan kontrak kerja seperti pakta integritas dengan seluruh tenaga kependidikan. Kebijakan ini bertujuan agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama selama menjalankan kegiatan pendidikan di Sekolah Rakyat.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Gus Ipul menyebutkan bahwa kepala sekolah dapat membuat kontrak kerja secara one-on-one dengan tenaga kependidikan. Melalui cara ini, SOP dapat disosialisasikan dan dilaksanakan dengan benar sehingga seluruh penyelenggara Sekolah Rakyat mengetahui serta memahami seluruh prosedur operasional yang berlaku.
Kementerian Sosial menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindakan yang mengarah pada perundungan, kekerasan fisik maupun kekerasan seksual, serta intoleransi di lingkungan pendidikan.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pelibatan Sentra untuk Rehabilitasi Siswa
Selain mengarahkan manajemen internal sekolah, Gus Ipul turut menginstruksikan para kepala sentra untuk terlibat langsung membantu kinerja kepala sekolah. Jika ada siswa yang membutuhkan rehabilitasi, siswa tersebut dapat dititipkan terlebih dahulu di sentra terdekat sebelum melanjutkan proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.
Keterlibatan sentra ini dinilai penting lantaran para murid yang bersekolah di Sekolah Rakyat berasal dari latar belakang keluarga rentan yang beragam. Situasi tersebut menuntut perhatian dan penanganan ekstra dalam mendampingi tumbuh kembang serta kegiatan belajar mereka.






