tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

Harga Cabai Merah Tembus Rp 59.650 per Kilogram, Ini Imbasnya pada Anggaran Pekerja Mandiri

Wahyu SuryaniDiterbitkan 9 Agu 2026 - 23.45 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Harga Cabai Merah Tembus Rp 59.650 per Kilogram, Ini Imbasnya pada Anggaran Pekerja Mandiri
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pasar bahan pokok di Indonesia kembali menunjukkan fluktuasi harga. Berdasarkan data pemantauan harga pangan terbaru, mayoritas komoditas pangan utama mengalami kenaikan harga. Kenaikan ini mencakup berbagai kebutuhan pokok harian mulai dari beras, aneka jenis cabai, daging sapi, hingga daging ayam. Bagi para pekerja lepas atau pekerja mandiri yang mengelola arus kas tanpa tunjangan operasional dari perusahaan, pergeseran harga barang pokok ini memerlukan penyesuaian anggaran belanja bulanan agar stabilitas keuangan tetap terjaga.

Komoditas cabai menjadi penyumbang kenaikan paling mencolok. Cabai merah mencatatkan lonjakan tertinggi dibanding bahan pangan lainnya, yakni sebesar 6,9 persen atau naik sekitar Rp 3.850 per kilogram, sehingga harganya mencapai Rp 59.650 per kilogram. Jenis cabai lainnya juga ikut merangkak naik. Cabai merah keriting mengalami peningkatan sebesar 3,29 persen atau sekitar Rp 1.900 per kilogram menjadi Rp 50.400 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar naik 1,73 persen atau sekitar Rp 850 menjadi Rp 49.900 per kilogram. Cabai rawit hijau juga mencatatkan kenaikan sebesar 1,25 persen menjadi Rp 52.600 per kilogram.

Selain kelompok bumbu, komoditas sumber karbohidrat dan protein hewani turut mengalami penyesuaian harga. Beras kualitas medium I mengalami kenaikan sebesar 0,3 persen atau sekitar Rp 50 per kilogram menjadi Rp 16.450 per kilogram. Beras kualitas medium II naik 0,31 persen atau sekitar Rp 50 per kilogram menjadi Rp 16.250 per kilogram. Untuk beras kualitas super I, harganya naik 0,28 persen atau sekitar Rp 50 per kilogram menjadi Rp 17.750 per kilogram. Di sisi lain, harga beras kualitas super II terpantau tetap di angka Rp 17.200 per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi kualitas II naik 0,74 persen atau sebesar Rp 1.050 per kilogram menjadi Rp 143.500 per kilogram, disusul daging sapi kualitas I yang naik 0,5 persen atau sekitar Rp 750 per kilogram menjadi Rp 151.750 per kilogram. Daging ayam ras segar juga mengalami kenaikan sebesar Rp 150 per kilogram menjadi Rp 40.050 per kilogram.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Beberapa bahan pangan lainnya juga menunjukkan pergerakan harga. Gula pasir lokal mengalami kenaikan sebesar 0,52 persen menjadi Rp 19.150 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik sebesar 0,62 persen menjadi Rp 24.450 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek 2 naik 0,21 persen menjadi Rp 23.500 per kilogram. Di tengah kenaikan ini, minyak goreng curah justru turun sebesar 0,24 persen menjadi Rp 20.450 per kilogram. Komoditas bumbu dapur seperti bawang merah ukuran sedang juga mengalami penurunan sebesar 2,22 persen atau sekitar Rp 950 per kilogram menjadi Rp 39.550 per kilogram. Bawang putih ukuran sedang mengikuti tren ini dengan merosot 1,91 persen atau sekitar Rp 800 per kilogram menjadi Rp 41.050 per kilogram. Selain itu, harga telur ayam ras segar turun sebesar 0,67 persen menjadi Rp 29.450 per kilogram.

Bagi para profesional mandiri yang bekerja dari rumah, fluktuasi harga pangan ini memengaruhi pengeluaran operasional harian. Ketika biaya hidup pokok mengalami kenaikan, margin dari proyek mandiri bisa terdampak jika tidak diantisipasi. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah melakukan penyesuaian belanja dengan memanfaatkan bahan pangan yang harganya sedang turun, seperti bawang merah, bawang putih, dan telur ayam, sebagai alternatif substitusi. Memantau pergerakan harga secara berkala melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) dari Bank Indonesia dapat membantu pekerja mandiri dalam menyusun proyeksi anggaran belanja yang lebih akurat pada Agustus 2026 dan seterusnya.

Baca Juga

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Perencanaan keuangan yang matang menjadi kunci utama bagi pelaku ekonomi digital dalam menghadapi dinamika harga pasar ini. Dengan kenaikan harga cabai merah yang nyaris menyentuh angka Rp 60.000 per kilogram, strategi penghematan konsumsi atau pembelian grosir bisa menjadi opsi. Menyeimbangkan asupan nutrisi dengan memilih sumber protein yang lebih stabil harganya juga membantu menjaga produktivitas kerja tetap optimal. Melalui pengelolaan anggaran belanja yang responsif terhadap perubahan harga pasar, para pekerja mandiri dapat terus fokus menghasilkan pendapatan tanpa terganggu oleh tekanan inflasi pangan.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ekonomi digital

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap