tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Pasar Modal

Harga Minyak Melejit, IHSG dan Rupiah Kompak Melemah

Retno PurwantoDiterbitkan 12 Sep 2026 - 00.36 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Harga Minyak Melejit, IHSG dan Rupiah Kompak Melemah
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah tertekan di tengah lonjakan harga komoditas energi global. Pada penutupan perdagangan Jumat (11/9/2026), IHSG melemah 47,96 poin atau 0,73 persen ke level 6.541,38. Pelemahan serupa terjadi pada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 yang turun 6,26 poin (0,95 persen) ke posisi 649,72.

Tekanan pasar saham dipicu oleh eskalasi konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah yang mendorong harga minyak mentah dunia menembus level di atas 100 dolar AS per barel. Ketidakpastian geopolitik semakin tinggi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa perang dengan Iran diperkirakan tidak akan usai sebelum pemilihan paruh waktu pada November 2026. Pejabat tinggi AS bahkan memberi peringatan bahwa konflik berpotensi berlanjut hingga akhir masa jabatan presiden pada Januari 2029, sehingga membatasi peluang penurunan harga minyak dalam waktu dekat.

Selain lonjakan harga energi, sentimen negatif pasar global diperberat oleh rilis data inflasi produsen di Amerika Serikat. Data PPI Final Demand AS tercatat naik dari 0,1 persen secara bulanan (mtm) menjadi 0,4 persen mtm, serta meningkat dari 4,3 persen secara tahunan (yoy) menjadi 4,6 persen yoy. Kenaikan tersebut memperkuat ekspektasi pasar terhadap rencana kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed pada 16 September 2026 mendatang.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Di tingkat domestik, Bank Indonesia merilis data Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2026 yang tumbuh 1,1 persen yoy. Angka ini menunjukkan perbaikan dibandingkan kinerja Juni 2026 yang sempat terkontraksi sebesar 3,0 persen yoy. Kendati demikian, capaian positif dari sektor riil tersebut belum cukup menahan laju pelemahan indeks di pasar modal.

Sepanjang perdagangan akhir pekan, seluruh sebelas sektor di Bursa Efek Indonesia ditutup di zona merah. Sektor barang konsumen nonprimer mengalami koreksi terdalam sebesar 1,38 persen, disusul sektor transportasi dan logistik yang turun 1,26 persen, serta sektor infrastruktur yang terpangkas 1,20 persen.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Aktivitas bursa mencatatkan frekuensi transaksi sebanyak 1.916.000 kali dengan volume perdagangan mencapai 28,59 miliar lembar saham senilai Rp 14,66 triliun. Sebanyak 471 saham ditutup melemah, 197 saham berhasil menguat, dan 295 saham lainnya bergerak stagnan.

Pelemahan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa kawasan Asia. Indeks Nikkei Jepang turun 1,87 persen ke 64.050,00, Kospi Korea Selatan melemah 1,76 persen ke 6.909,91, Shanghai Composite terkoreksi 1,18 persen ke 3.888,11, dan Hang Seng Hong Kong turun 0,60 persen ke 24.805,63. Sebaliknya, indeks Straits Times Singapura melawan tren regional dengan kenaikan 4,27 persen ke posisi 5.694,02.

Sumber: Republika

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGPasar Modalharga minyakBursa Saham

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap