Warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) liar di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, dipastikan tidak mengalami evakuasi menyusul insiden kebakaran yang kini telah memasuki hari keempat. Pihak kepolisian juga mengonfirmasi tidak ada laporan warga yang mendatangi fasilitas kesehatan akibat gangguan asap.
Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto menyampaikan bahwa hasil koordinasi dengan pihak puskesmas setempat menunjukkan nihilnya pasien yang berobat karena terdampak paparan asap kebakaran sampah tersebut. Volume kepulan asap di area tersebut kini juga terpantau mulai berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Meskipun kobaran api besar di permukaan sudah tidak terlihat, pemadaman menyeluruh diperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua hari ke depan. Hal ini disebabkan bara api masih bertahan di bawah lapisan tumpukan sampah, sehingga menyulitkan proses pemadaman langsung dari atas permukaan.
Guna mempercepat penanganan titik api tersembunyi tersebut, petugas gabungan mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran bersama satu unit alat berat ekskavator. Ekskavator difungsikan untuk membongkar dan mengurai gundukan sampah agar personel pemadam dapat menyemprotkan air tepat ke titik bara api di bagian dalam.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Peristiwa kebakaran di TPA liar Waringinkurung ini pertama kali dilaporkan terjadi pada Jumat (28/8/2026) malam sekitar pukul 18.00 WIB. Upaya pembongkaran material dan penyiraman terus dilakukan secara intensif hingga seluruh potensi api di lapisan bawah tumpukan sampah dipastikan padam sepenuhnya.






