tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Bikin Heboh, Dirampok Asing pada Masa Kolonial

Ance ManoppoDiterbitkan 6 Sep 2026 - 09.14 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Bikin Heboh, Dirampok Asing pada Masa Kolonial
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Kawasan Cikotok di Banten, yang berjarak sekitar 200 kilometer di selatan Jakarta, tercatat pernah menyimpan potensi cadangan bijih emas bawah tanah hingga lebih dari 30.000 ton. Temuan geologi pada masa Hindia Belanda tersebut memicu eksploitasi besar-besaran oleh pihak kolonial sebelum akhirnya dikelola oleh badan usaha nasional pascakemerdekaan.

Eksplorasi sistematis di kawasan perbukitan terjal Cikotok bermula pada 1919 ketika pemerintah kolonial menugaskan tim peneliti geologi pimpinan W.F.F. Oppenoorth. Demi memetakan urat emas di wilayah tersebut, pemerintah kolonial mengucurkan anggaran eksplorasi sebesar 80.000 gulden per tahun. Pada 1928, sebanyak 25 terowongan eksplorasi telah berhasil digali menembus perut bumi Cikotok.

Sejarah Konsesi Tambang dan Eskalasi Cadangan Emas

Setelah potensi lebih dari 30.000 ton teridentifikasi, pemerintah kolonial menyerahkan hak konsesi eksploitasi kepada perusahaan NV Mijnbouw Maatschappij Zuid Bantam. Cakupan area penambangan terus meluas hingga mencapai 400 kilometer persegi pada 1933.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Arsip surat kabar De Locomotief edisi 29 Maret 1933 mencatat bahwa perkiraan cadangan di kawasan tersebut bahkan direvisi hingga melampaui 61.000 ton, dengan taksiran nilai ekonomis mencapai 3,68 miliar gulden pada masa itu. Guna mendukung operasi berskala besar, fasilitas pemrosesan berkapasitas 20 ton per hari dibangun di area tambang.

Berdasarkan catatan harian De Indische Courant bertanggal 25 Juli 1939, jalur logistik dan transportasi hasil tambang dibuka melewati Rangkasbitung hingga ke Pelabuhan Ratu. Surat kabar tersebut juga mendokumentasikan temuan bongkahan emas berkadar tinggi oleh para pekerja lokal dengan bobot hingga 126 gram per keping.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Pengambilalihan Pasca-Kemerdekaan hingga Penutupan

Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan, kepemilikan dan kendali tambang emas Cikotok dinasionalisasi dan dialihkan ke NV Perusahaan Pembangunan Pertambangan. Pengelolaan aset tambang emas bersejarah ini kemudian resmi diserahkan ke PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada 1974.

Antam melanjutkan kegiatan produksi di Cikotok selama beberapa dekade. Seluruh aktivitas operasional penambangan di Cikotok akhirnya resmi dihentikan pada 2005 setelah seluruh cadangan emas di wilayah tersebut dinyatakan habis.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Banten

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap