tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Hobi Hidup Mewah Saat Rakyat Susah, Rumah Orang Terkaya Dijarah Habis

Sri NugrohoDiterbitkan 13 Sep 2026 - 11.10 · 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Hobi Hidup Mewah Saat Rakyat Susah, Rumah Orang Terkaya Dijarah Habis
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Gelombang amuk massa menerjang Istana Darussalam pada tahun 1946. Kediaman megah milik Sultan Mahmud dari Kesultanan Langkat tersebut diporak-porandakan warga saat peristiwa Revolusi Sosial Sumatra Timur meletus. Bangunan istana dirusak, sementara harta benda milik keluarga bangsawan terkaya di kawasan tersebut dijarah habis tanpa sisa.

Peristiwa tragis tersebut menjadi titik balik kejatuhan salah satu dinasti paling makmur di Nusantara. Akumulasi kekayaan Kesultanan Langkat bermula jauh ke belakang, tepatnya ketika minyak bumi ditemukan di Telaga Said, Pangkalan Brandan, pada masa pemerintahan kakek Sultan Mahmud, Sultan Musa (1840–1893). Masuknya modal dari perusahaan minyak raksasa Royal Dutch Petroleum mengubah kawasan Pangkalan Brandan menjadi salah satu pusat kilang dan pengolahan minyak terbesar di Pulau Sumatra.

Limpahan Royalti Minyak dan Gaya Hidup Elit

Dari konsesi minyak tersebut, Sultan Langkat mulanya mengantongi royalti sekitar US$3.000 per tahun. Pundi-pundi kerajaan kian membengkak berkat dividen dari sektor perkebunan tembakau dan eksploitasi hasil hutan. Pemanfaatan kekayaan tersebut terlihat mencolok sejak masa kepemimpinan Sultan Aziz (1897–1927), ketika kesultanan membangun deretan istana megah hingga membeli sebuah kapal tanker pribadi.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Kemewahan semakin memuncak pada era Sultan Mahmud. Sejarawan Anthony Reid dalam karyanya, The Blood of the People: Revolution and the End of Traditional Rule in Northern Sumatra (1979), mencatat Sultan Mahmud sebagai penguasa paling kaya di antara seluruh kerajaan dan kesultanan di wilayah Sumatra Timur.

Catatan finansial tahun 1931 mendokumentasikan pendapatan pribadi Sultan Mahmud dari royalti minyak mencapai angka 472.094 gulden. Jumlah tersebut tiga kali lipat melampaui kekayaan yang dimiliki penguasa tetangga, seperti Sultan Deli dan Sultan Serdang. Untuk menunjang mobilitas dan gaya hidup pribadinya, Sultan Mahmud mengoleksi sedikitnya 13 unit mobil limosin mewah serta dua kapal pesiar pribadi.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Akhir Kejayaan Dinasti Minyak

Jurang kesenjangan sosial yang tajam antara gaya hidup bangsawan dan kondisi masyarakat sekitar akhirnya memicu kemarahan luas saat pergolakan pascakemerdekaan tiba. Penjarahan Istana Darussalam pada 1946 menandai runtuhnya dominasi ekonomi dan kekuasaan Kesultanan Langkat.

Setelah imperium kekuasaannya hancur, Sultan Mahmud tercatat wafat pada tahun 1948. Kepergiannya sekaligus menutup lembaran panjang sejarah kejayaan dinasti minyak Langkat di Sumatra Timur.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator · 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan · 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning · 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan · 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis · 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap