Jalur pendakian Gunung Semeru resmi ditutup total menyusul peristiwa kebakaran hutan yang melanda kawasan Blok Ranu Kembang. Penutupan seluruh aktivitas pendakian ini mulai berlaku sejak pengumuman diterbitkan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Titik api terpantau membakar vegetasi di sekitar jalur perlintasan. Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan bahwa penghentian operasional ini merupakan langkah prioritas untuk melindungi keselamatan pengunjung di kawasan taman nasional.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selain faktor keselamatan, sterilisasi jalur pendakian ditujukan untuk memberi ruang bagi tim gabungan dalam mengendalikan serta memadamkan kobaran api di lapangan. Langkah ini sekaligus mempermudah proses penyisiran dan evakuasi terhadap para pendaki yang masih berada di dalam area pendakian.
Pihak BB TNBTS memastikan akan terus mengevaluasi perkembangan situasi dan kondisi kebakaran sebelum mengambil keputusan terkait pembukaan kembali akses menuju puncak Mahameru.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bagi masyarakat atau calon pendaki yang telah melakukan registrasi dan pemesanan tiket secara daring, pengelola menyediakan opsi penanganan tiket. Calon pendaki dapat memanfaatkan mekanisme pengembalian biaya penuh (refund) atau memilih penjadwalan ulang tanggal pendakian (reschedule) sesuai prosedur resmi yang berlaku.






