Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu (9/9/2026) di zona hijau. IHSG dibuka menguat 14,39 poin atau 0,22% ke posisi 6.700,84, berhasil melampaui level psikologis 6.700 pada menit-menit awal transaksi.
Namun, pergerakan positif tersebut berlangsung singkat. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, laju IHSG berbalik arah ke zona merah tiga menit setelah pasar dibuka. Pada rentang awal sesi, indeks mencatatkan level tertinggi sementara di 6.707,30 dan sempat menyentuh level terendah di 6.680,54.
Sebanyak 299 saham tercatat menguat, 60 saham melemah, dan 303 saham bergerak stagnan pada awal sesi perdagangan. Aktivitas transaksi di bursa mencatatkan volume 305,71 juta saham dengan nilai perdagangan mencapai sekitar Rp 200,14 miliar.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Dinamika Pasar Regional dan Global
Pergerakan bursa saham domestik berlangsung di tengah bauran sentimen global dan kawasan Asia. Di satu sisi, revisi ke atas pada pertumbuhan ekonomi Jepang dan melebarnya surplus perdagangan China memberi dorongan pada sentimen regional. Di sisi lain, eskalasi tensi dagang muncul setelah Kanada memberlakukan tarif balasan terhadap sejumlah produk asal Amerika Serikat.
Bursa saham kawasan Asia bergerak bervariasi pada Rabu pagi. Di Jepang, indeks Nikkei 225 terkoreksi 0,23% dan indeks Topix turun 0,35%. Sebaliknya, bursa Korea Selatan mencatatkan penguatan, dengan indeks Kospi naik 0,36% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq bertambah 0,47%.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah mengalami lonjakan signifikan. Minyak mentah Brent sempat menembus level US$99 per barel pascapenutupan perdagangan Selasa. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) asal AS turut menguat hingga melintasi US$94 per barel pada sesi perdagangan luar jam bursa.
Sentimen dari pasar saham Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Selasa juga diwarnai tekanan. Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 1,2%, mencatatkan koreksi harian terdalam dalam kurun hampir tiga pekan terakhir. Pada saat yang sama, indeks S&P 500 terpangkas 0,6% dan indeks Nasdaq Composite melemah 0,3%.






