tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Pasar Modal

IHSG Sesi I Tertekan 0,58% ke Level 6.647

Andi SompaDiterbitkan 9 Sep 2026 - 13.07 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Sesi I Tertekan 0,58% ke Level 6.647
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada penutupan perdagangan sesi pertama hari Rabu, 9 September 2026. Indeks komposit melemah 38,95 poin atau 0,58% hingga mendarat di posisi 6.647,49.

Sepanjang paruh pertama perdagangan, pergerakan IHSG berfluktuasi dengan rentang harian yang cukup lebar. Indeks sempat menyentuh level tertinggi intraday di 6.707,30 sebelum akhirnya tertekan hingga menyentuh titik terendah sementara di level 6.642,15 menjelang rehat siang.

Data perdagangan mencatat aktivitas transaksi mencapai volume 21,61 miliar lembar saham yang berpindah tangan sebanyak 1,3 juta kali. Total nilai transaksi perdagangan pada sesi pertama terhimpun sekitar Rp 8,32 triliun. Dari sisi pergerakan emiten, tekanan jual mendominasi pasar dengan 355 saham mengalami penurunan harga, 268 saham berhasil menguat, dan 168 saham lainnya bergerak mendatar.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

BBCA dan Sektor Finansial Jadi Pemberat Indeks

Berdasarkan data Refinitiv, pelemahan IHSG dipicu oleh koreksi di mayoritas sektor bursa. Tiga sektor yang mencatatkan pelemahan terdalam pada sesi pertama adalah sektor konsumer non-primer, sektor kesehatan, serta sektor finansial.

Secara individual, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi beban utama yang menahan laju indeks komposit siang ini. Koreksi pada saham BBCA menyumbang penurunan hingga 14 poin terhadap total pelemahan IHSG. Selain perbankan berkapitalisasi besar tersebut, tekanan jual pada saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turut memperberat pergerakan indeks secara keseluruhan.

Pengaruh Sentimen Global dan Komoditas Minyak

Pelemahan bursa domestik sejalan dengan volatilitas yang membayangi pasar global. Pada penutupan perdagangan Selasa di Wall Street, bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah signifikan; indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi 1,2%, S&P 500 turun 0,6%, dan Nasdaq Composite terpangkas 0,3%.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Ketidakpastian geopolitik turut mengerek harga komoditas energi global. Harga minyak mentah Brent sempat melonjak melampaui US$99 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menembus level US$94 per barel pada perdagangan pascapasar. Lonjakan harga ini dipicu oleh kabar mengenai aksi serangan kedua Iran terhadap kapal Angkatan Laut AS dalam sepekan terakhir. Di sisi perdagangan internasional, dinamika kian memanas seiring langkah Kanada yang memberlakukan tarif balasan terhadap produk-produk asal Amerika Serikat.

Di kawasan Asia-Pasifik, pergerakan indeks regional terpantau bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,23% dan Topix melemah 0,35%, meski data ekonomi Jepang baru-baru ini menunjukkan revisi pertumbuhan yang lebih tinggi. Sebaliknya, bursa Korea Selatan mencatatkan penguatan dengan indeks Kospi naik 0,36% dan Kosdaq bertambah 0,47%, di tengah rilis data pelebaran surplus perdagangan China.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGPasar ModalBursa Efek Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap