tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Berita Internasional

Indonesia Sampaikan Duka atas Banjir Bandang dan Longsor di China-Nepal

Sri NugrohoDiterbitkan 28 Agu 2026 - 00.36 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Indonesia Sampaikan Duka atas Banjir Bandang dan Longsor di China-Nepal
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan duka cita mendalam dan simpati atas bencana banjir bandang serta tanah longsor yang melanda wilayah perbatasan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Nepal pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Bencana hidrometeorologi dahsyat tersebut menghantam wilayah Gyirong di Wilayah Otonomi Xizang, China, serta Distrik Rasuwa di Provinsi Bagmati, Nepal. Peristiwa ini merenggut ratusan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan parah di kawasan lintas batas kedua negara.

Kemlu RI menegaskan rasa solidaritas kepada pemerintah serta seluruh masyarakat China dan Nepal, khususnya kepada para keluarga korban dan warga yang terdampak langsung oleh bencana ini. Indonesia juga menaruh harapan agar seluruh rangkaian operasi pencarian, penyelamatan (SAR), penanganan korban, hingga langkah pemulihan pascabencana dapat berjalan lancar dan efektif.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dampak Kerusakan dan Jumlah Korban

Dampak hantaman air bah dan longsoran material lumpur terekam jelas di lapangan. Rekaman kamera pengawas (CCTV) di area Gyirong memperlihatkan warga berlarian menyelamatkan diri sesaat sebelum banjir bandang bermuatan lumpur tebal menerjang dan menghancurkan gedung fasilitas lintas batas China-Nepal.

Hingga saat ini, kepolisian Nepal mengonfirmasi telah menemukan sedikitnya 157 jenazah korban meninggal dunia. Sementara itu, sekitar 1.300 orang lainnya dilaporkan masih hilang dan berada dalam proses pencarian oleh otoritas setempat.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Dugaan Pemicu dan Analisis Pakar

Mengenai pemicu bencana, laporan awal menunjukkan adanya guncangan gempa bumi di salah satu area yang memicu runtuhnya gletser. Menteri Luar Negeri Nepal, Shisir Khanal, awalnya menyampaikan bahwa gempa memicu longsoran salju dan es, yang kemudian menyebabkan luapan banjir bandang di sepanjang aliran Sungai Bhote Koshi di kawasan Rasuwa.

Di sisi lain, para pakar iklim dari International Centre for Integrated Mountain Development yang berbasis di Kathmandu menilai longsoran gletser merupakan penyebab utama dari gelombang banjir tersebut. Berdasarkan pengamatan hidrologi, volume dan kecepatan air terpantau luar biasa besar, ditandai dengan kenaikan permukaan air sungai yang mencapai hingga 9 meter hanya dalam waktu 30 menit pada puncak kejadian.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bencana alamKemlu RINepal

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap