tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Ini Dua Kriteria Utama DBS Nilai Proyek Otomotif Layak Dibiayai

Fitri LimbongDiterbitkan 16 Sep 2026 - 20.12 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ini Dua Kriteria Utama DBS Nilai Proyek Otomotif Layak Dibiayai
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Bank DBS Indonesia menerapkan pendekatan selektif dalam menyalurkan pendanaan ke sektor otomotif nasional. Langkah kehati-hatian ini diambil seiring pergeseran industri yang tengah menjalani transisi dari kendaraan berbahan bakar konvensional atau internal combustion engine (ICE) menuju ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Executive Director, Head of Large Corporates & ESG Lead Institutional Banking Group Bank DBS Indonesia, Ello Hanson, membeberkan bahwa perseroan mengandalkan dua parameter utama untuk mengukur kelayakan pembiayaan (bankability) suatu proyek korporasi otomotif dan rantai pasoknya.

Ketahanan Diversifikasi Unit Bisnis

Kriteria pertama bertumpu pada kapasitas perusahaan dalam mendiversifikasi portofolio usaha atau strategic business unit (SBU). Model bisnis yang memiliki ragam lini operasional dinilai lebih tangguh menghadapi fluktuasi pasar otomotif yang dinamis.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Menurut Ello, kemampuan diversifikasi membuat risiko bisnis tidak bertumpu pada satu segmen semata. Jika salah satu unit usaha mengalami penurunan performa akibat perubahan tren industri, kontribusi dari unit bisnis strategis lainnya dapat menutup kekurangan tersebut dan menjaga kesinambungan arus kas.

Kekuatan Fundamental Finansial sebagai Penyangga

Kriteria kedua berfokus pada kesiapan dan ketersediaan pendanaan yang ditopang oleh fundamental keuangan perusahaan. Struktur permodalan yang sehat menjadi syarat mutlak bagi korporasi yang ingin mendapatkan dukungan fasilitas kredit perbankan.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Fundamental keuangan yang kokoh berfungsi sebagai penyangga (buffer) saat entitas bisnis harus mengeksekusi restrukturisasi operasional. Ruang fiskal internal ini memberi keleluasaan bagi pelaku industri ketika perlu melepas portofolio yang sudah tidak relevan maupun saat menyuntikkan modal awal untuk menangkap peluang di segmen rantai pasok kendaraan ramah lingkungan.

Melalui dua penyaring tersebut, perbankan memastikan bahwa pembiayaan yang disalurkan tetap mengedepankan mitigasi risiko kredit sekaligus mendukung pelaku industri yang adaptif terhadap transformasi industri transportasi.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kendaraan ListrikBank DBS IndonesiaSektor Otomotif

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap