PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. merencanakan pembagian dividen dalam porsi yang terbilang besar dari kinerja tahun buku 2026, yakni lebih dari 50 persen dari perolehan laba bersih perseroan. Kendati demikian, kepastian angka dan besaran dividen tersebut nantinya akan diputuskan lebih lanjut.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Arthur Angelo Syailendra memaparkan perkiraan rasio pembayaran dividen tersebut dalam konferensi pers secara virtual pada Senin (7/9/2026). Ia mengungkapkan bahwa perkiraan total dividen yang akan dibagikan kepada para pemegang saham mengacu pada dividend payout ratio (DPR) di kisaran 60 persen hingga 90 persen dari laba bersih.
Dalam menentukan kebijakan dividen tersebut, manajemen Telkom berupaya menyeimbangkan pertumbuhan dividen per saham (dividend per share) dengan kebutuhan ekspansi dan investasi perusahaan. Selain itu, kebijakan dividen turut mempertimbangkan kinerja perseroan, kondisi pasar, serta aspirasi para pemegang saham.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Realisasi Dividen Tahun Buku 2025
Sebagai gambaran realisasi sebelumnya, Telkom telah membayarkan dividen tunai untuk tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada bulan Juli 2026. Pembayaran dividen tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Pada keputusan RUPST tahun buku 2025, disetujui penggunaan laba bersih perseroan sebesar Rp17,81 triliun yang ditambah dengan alokasi dari laba ditahan. Dengan tambahan laba ditahan tersebut, total dividen tunai perseroan mencapai Rp21,99 triliun, atau tepatnya Rp21.999.902.180.685. Alokasi ini membuat dividend payout ratio (DPR) Telkom pada tahun buku 2025 mencapai 123,5 persen.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Pembayaran dividen tunai tahun buku 2025 tersebut didistribusikan kepada sekitar 98.699.529.000 saham yang menjadi dasar pembagian setelah memperhitungkan saham tresuri (treasury stock). Berdasarkan perhitungan tersebut, para pemegang saham emiten berkode TLKM ini mengantongi dividen tunai sekitar Rp222,9 per lembar saham.






