tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Pasar Modal

IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI

Ance ManoppoDiterbitkan 5 Sep 2026 - 06.12 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Rencana penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) PT Swayasa Prakarsa Tbk resmi mengalami penundaan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kepastian penundaan emiten manufaktur alat kesehatan asal Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut diumumkan menyusul surat permohonan yang diajukan langsung oleh pihak perseroan kepada otoritas bursa.

Mengapa IPO Swayasa Prakarsa Ditunda?

Bursa Efek Indonesia mengonfirmasi telah menerima Surat Permohonan Penundaan Pelaksanaan Rencana Penawaran Umum Perdana Saham dari PT Swayasa Prakarsa Tbk tertanggal 1 September 2026. Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin menjelaskan bahwa penundaan dilakukan karena perseroan belum mendapatkan restu final dari regulator pasar modal.

Hingga batas waktu tanggal 1 September 2026, PT Swayasa Prakarsa Tbk belum memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melaksanakan penawaran umum.

Penundaan ini berkaitan langsung dengan dokumen laporan keuangan yang digunakan perseroan. Dalam proses IPO tersebut, Swayasa Prakarsa menyertakan Laporan Keuangan per 28 Februari 2026. Sesuai regulasi yang berlaku, masa berlaku laporan keuangan tersebut telah kedaluwarsa pada 31 Agustus 2026.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Rencana Emisi Saham dan Target Dana SWAP

Sebelum memutuskan penundaan pelaksanaan IPO, PT Swayasa Prakarsa Tbk yang dipimpin oleh Direktur Utama Bondan Ardiningtyas telah merancang penawaran saham ke publik dengan target perolehan dana segar hingga Rp45,22 miliar.

Dalam rencana penawaran perdana tersebut, perseroan berniat menerbitkan sebanyak 323 juta saham baru. Jumlah ini mewakili 30,3 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum perdana saham terlaksana.

Tahapan awal proses IPO sebenarnya sudah mulai berjalan. Masa penawaran awal atau book building telah berlangsung pada rentang 24 hingga 27 Agustus 2026. Pada periode penawaran awal tersebut, harga saham SWAP ditawarkan pada kisaran Rp130 hingga Rp140 per lembar saham. Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT Sukadana Prima Sekuritas (AD) sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter).

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Rencana Alokasi Penggunaan Dana Hasil IPO

Berdasarkan prospektus emisi efek yang disiapkan, seluruh dana perolehan dari penawaran umum sedianya akan dialokasikan untuk mendanai tiga pos utama, yakni modal kerja, belanja modal (capital expenditure), serta pembayaran utang.

Dari target dana tersebut, sekitar Rp15,8 miliar direncanakan untuk kebutuhan modal kerja operasional. Rincian rencana alokasi modal kerja meliputi:

  • Pembelian bahan baku sebesar Rp5 miliar.
  • Pembelian peralatan penunjang produksi sebesar Rp2,3 miliar.
  • Pembiayaan biaya operasional sebesar Rp4,6 miliar.
  • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sebesar Rp500 juta.
  • Pengembangan sistem informasi sebesar Rp400 juta.
  • Kegiatan pemasaran sebesar Rp2 miliar.
  • Pengembangan portofolio produk baru senilai Rp1 miliar, yang mencakup pengembangan stent jantung, external ventricular drain (EVD), dan ventilator neonatal.

Selain modal kerja, perseroan mengalokasikan dana sebesar Rp12,2 miliar untuk pos belanja modal. Porsi belanja modal ini mencakup rencana pembangunan gedung manajemen dan distribusi di atas lahan seluas 1.450 meter persegi di Cangkringan, Sleman dengan nilai anggaran Rp10,7 miliar. Sisanya dialokasikan untuk pembelian aset gedung sebesar Rp500 juta serta pengadaan kendaraan operasional dan logistik sebesar Rp1 miliar.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bursa Efek Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap