tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BPJS KESEHATAN

ISPA Naik Imbas Erupsi Anak Krakatau, Komisi IX Minta RS Tak Boleh Tolak Pasien

Lidya RumbayanDiterbitkan 10 Sep 2026 - 20.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
ISPA Naik Imbas Erupsi Anak Krakatau, Komisi IX Minta RS Tak Boleh Tolak Pasien
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sejumlah wilayah sekitarnya. Merespons kondisi darurat kesehatan ini, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta fasilitas kesehatan untuk tidak menolak masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menginstruksikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Koordinasi tersebut mencakup kesiapan fasilitas rumah sakit, kecukupan tenaga medis, hingga ketersediaan obat-obatan yang memadai untuk menangani warga yang terdampak.

Fasilitas Kesehatan Dilarang Mengutamakan Administrasi

Yahya menegaskan bahwa seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) maupun rumah sakit wajib memberikan penanganan langsung tanpa terhambat urusan birokrasi.

"Puskesmas dan Rumah Sakit tidak boleh menolak pasien yang ingin berobat. Utamakan pelayanan, masalah administrasi nomor dua," kata Yahya Zaini, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selain kesiapan fasilitas rujukan, masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di area terdampak abu vulkanik diminta lebih waspada. Yahya mengimbau warga mengenakan masker untuk melindungi saluran pernapasan serta memakai kacamata pelindung guna mencegah iritasi mata saat beraktivitas di luar ruangan.

Lonjakan Kasus di Lampung dan Banten

Dampak paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai tercatat di beberapa daerah perlintasan sebaran debu. Hingga Selasa (8/9), tercatat sebanyak 76 kasus ISPA teridentifikasi di wilayah Lampung.

Sementara itu, lonjakan signifikan terjadi di Provinsi Banten. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, jumlah kasus ISPA mengalami peningkatan hingga 2,5 kali lipat akibat paparan abu vulkanik. Kondisi yang biasanya mencatat sekitar 2.000 kasus dalam situasi normal kini melonjak tajam menyentuh kisaran 4.500 kasus.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Gubernur Banten Andra Soni mengonfirmasi lonjakan tersebut setelah menerima laporan resmi dari instansi kesehatan daerah.

"Laporan dari Dinkes, ada meningkat 2,5 dari biasanya terkait ISPA di Provinsi Banten," ujar Andra Soni, Rabu (9/9).

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap