Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang ditutup sementara hingga Minggu (6/9) pukul 21.30 WIB menyusul sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan ini merupakan bagian dari perpanjangan penghentian sementara sejumlah bandara di wilayah terdampak.
Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama merilis pemutakhiran data operasional tersebut per pukul 17.00 WIB. Langkah penghentian sementara operasional bandara diambil untuk menjaga aspek keselamatan penerbangan di tengah paparan material abu vulkanik yang meluas di ruang udara sekitar.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Rincian Jadwal Penutupan Bandara Terdampak
Selain Bandara Soekarno-Hatta, otoritas penerbangan menetapkan penyesuaian jadwal operasional pada beberapa fasilitas penerbangan lain dengan batas waktu yang bervariasi:
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

- Bandar Udara Budiarto: Penutupan berlangsung hingga Minggu (6/9) pukul 17.30 WIB.
- Bandar Udara Halim Perdanakusuma: Penutupan diberlakukan sampai Minggu (6/9) pukul 18.00 WIB.
- Bandar Udara Radin Inten II: Penghentian operasional dijadwalkan sampai Minggu (6/9) pukul 18.00 WIB.
- Bandar Udara Husein Sastranegara Bandung: Penghentian operasional berlangsung hingga Senin (7/9) pukul 06.00 WIB.
- Bandar Udara Pondok Cabe: Ditutup hingga Senin (7/9) pukul 09.00 WIB.
- Bandar Udara M. Taufik Kiemas Krui: Penghentian operasional dijadwalkan hingga Senin (7/9) pukul 09.00 WIB.
Pihak otoritas mengimbau seluruh calon penumpang dan pengguna jasa penerbangan untuk secara aktif memeriksa status keberangkatan dan jadwal penerbangan terkini melalui kanal resmi masing-masing maskapai sebelum menuju ke bandara.






