Keputusan Presiden Donald Trump untuk membatalkan rencana serangan militer masif terhadap Iran pada akhir Juli menandai babak baru dalam dinamika keamanan di Timur Tengah. Di balik layar, Jenderal Dan Caine selaku Chairman of the Joint Chiefs of Staff secara diam-diam mulai mencari jalan keluar dari konflik yang kian rumit ini. Langkah tersebut diambil di tengah dorongan kuat dari Presiden Trump untuk terus meningkatkan tekanan militer terhadap Tehran. Jenderal Caine menilai bahwa opsi militer yang bertujuan menaikkan eskalasi justru berpotensi menjadi bumerang bagi Amerika Serikat.








