Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah tinggal milik Moch Kayis Khabibullah di kawasan Jalan Simorejo XVI, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, pada Minggu (13/9/2026). Musibah ini merenggut nyawa dua anak laki-laki yang merupakan kakak beradik, yakni Kaffa Bihi Abdillah (7) dan adiknya Khotibul Umam (5).
Kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar tidur yang hangus terbakar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kakak beradik tersebut sedang tertidur pulas saat kobaran api pertama kali muncul di dalam ruangan.
Terjebak Pintu yang Terkunci dari Luar
Insiden kebakaran ini awalnya diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap pekat membubung dari dalam rumah. Menyaksikan hal tersebut, warga langsung bergegas masuk ke dalam rumah untuk mencari titik api dan berusaha memberikan pertolongan.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Namun, upaya penyelamatan korban menghadapi kendala besar ketika warga mendapati pintu kamar tidur tempat sumber asap berada dalam kondisi terkunci rapat dari luar. Sementara itu, kedua orang tua korban dilaporkan sedang tidak berada di rumah ketika musibah tersebut terjadi.
Kedua korban diduga sempat terbangun dari tidurnya saat api mulai membesar dan berusaha untuk keluar dari kamar. Akan tetapi, karena akses pintu terkunci dari sisi luar, usaha kedua anak tersebut untuk menyelamatkan diri gagal hingga akhirnya mereka terjebak di tengah kobaran api dan kepungan asap tebal.
Diduga Akibat Korsleting Listrik
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua korban diduga meninggal dunia bukan karena luka bakar hebat, melainkan akibat menghirup asap pekat dan kehabisan oksigen di dalam kamar yang telah dipenuhi asap hitam tebal.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya tiba di lokasi kejadian pada pukul 15.44 WIB. Saat petugas pemadam kebakaran sampai di tempat kejadian perkara, api di dalam rumah tersebut sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh warga sekitar yang bahu-membahu menyiramkan air.
Untuk dugaan sementara, penyebab kebakaran dipicu oleh korsleting atau hubungan pendek arus listrik di dalam area kamar tidur. Percikan api dari korsleting tersebut kemudian menyambar dan merembet cepat ke material yang mudah terbakar, termasuk kasur di dalam ruangan.






