Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menargetkan rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2027 dapat ditekan ke kisaran 40,31% hingga 40,64%.
Target tersebut masuk dalam indikator kinerja program pengelolaan perbendaharaan, kekayaan negara, dan risiko (PPKNR) 2027 yang telah dirumuskan dalam asumsi dasar ekonomi makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Suminto menyampaikan target fiskal tersebut saat menghadiri rapat dengar pendapat bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Jakarta.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Selain mematok rasio utang, otoritas pembiayaan negara menyusun batas imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) untuk menjaga stabilitas beban bunga utang pada 2027. Tingkat imbal hasil SBN ditargetkan bergerak di kisaran 6,5% hingga 7,3%, dengan titik tengah sasaran ditetapkan sebesar 6,9% sesuai kerangka makroekonomi.
Posisi dan Tren Portofolio Utang Terkini
Penetapan target rasio utang di bawah 40,64% untuk tahun 2027 ini mencerminkan komitmen konsolidasi fiskal setelah terjadi kenaikan nominal pinjaman sepanjang paruh pertama tahun 2026.
Berdasarkan data keuangan pemerintah, per 30 Juni 2026 atau penutupan kuartal II-2026, total utang pemerintah pusat tercatat mencapai Rp10.293,69 triliun. Realisasi ini menempatkan rasio utang terhadap PDB berada di level 41,26%.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Angka per Juni 2026 tersebut mengalami peningkatan dibandingkan posisi pada kuartal I-2026. Pada akhir Maret 2026, posisi utang pemerintah tercatat sebesar Rp9.920,42 triliun atau setara dengan 40,75% terhadap PDB.
Meski terjadi dinamika peningkatan nilai nominal pada semester pertama 2026, tingkat rasio utang saat ini dinilai masih berada dalam batas aman pengelolaan fiskal nasional. Undang-Undang Keuangan Negara menetapkan batas maksimal rasio utang pemerintah pusat sebesar 60% dari total PDB Indonesia.






