Tim SAR gabungan mengerahkan armada dan personel untuk menyisir perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, menyusul insiden mati mesin yang dialami Kapal Motor (KM) Balama GT 27. Kapal yang membawa tiga orang tersebut dilaporkan hilang kontak saat tengah menempuh rute pelayaran antarprovinsi.
Kepala Kantor SAR Palu, Muh Rizal, mengonfirmasi bahwa kapal penyelamat khusus telah diberangkatkan dari Pelabuhan Luwuk sekitar pukul 15.54 Wita guna melakukan penyisiran ke koordinat terakhir kapal. Berdasarkan estimasi tim operasional, waktu tempuh armada penyelamat menuju titik lokasi terakhir sebelum KM Balama kehilangan kontak memakan waktu kurang lebih tiga jam.
Kronologi Gangguan Mesin KM Balama
KM Balama GT 27 sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Rakyat Luwuk pada Sabtu (12/9) dini hari, sekitar pukul 01.00 Wita, dengan tujuan Kabupaten Taliabu, Maluku Utara. Di atas kapal terdapat tiga orang, yaitu Ismail yang bertindak sebagai nakhoda, Hasan Usman selaku anak buah kapal (ABK), dan satu orang lainnya bernama La Alami.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Setelah berlayar lebih dari 11 jam, kapal dilaporkan mengalami kendala teknis pada mesin sekitar pukul 12.14 Wita hingga akhirnya hilang kontak di perairan Banggai. Pemilik kapal yang menerima informasi awal mengenai gangguan tersebut segera meneruskan laporan resmi ke pihak Kantor SAR pada pukul 15.36 Wita.
Pengerahan Tim Gabungan dan Perlengkapan Evakuasi
Menindaklanjuti laporan dari pemilik kapal, operasi pencarian langsung diaktifkan dengan melibatkan unsur gabungan. Tim SAR yang turun ke lapangan terdiri atas personel Pos SAR Luwuk, awak kapal KN SAR Bhisma, petugas Syahbandar Luwuk, pihak pemilik kapal, serta masyarakat setempat.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Dalam misi pencarian ini, regu penyelamat dilengkapi dengan berbagai instrumen pendukung operasional, mencakup peralatan SAR laut, perangkat navigasi maritim, alat komunikasi radio, perlengkapan SAR medis, hingga fasilitas evakuasi korban. Kondisi cuaca di area perairan selama pemberangkatan tim dilaporkan berada dalam keadaan baik dan mendukung kelancaran operasi pencarian.






