Kapal Virgo Transport 8 yang melayani rute perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa. Sebelum komunikasi terputus, kapal pengangkut tersebut sempat menghadapi kondisi cuaca buruk di tengah pelayaran.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin segera mengambil tindakan dengan memberangkatkan tim penyelamat menuju titik perkiraan terakhir kapal. Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengonfirmasi pengerahan armada beserta personel guna melakukan penyisiran intensif di wilayah perairan terkait.
Kronologi dan Titik Terakhir Kontak
Berdasarkan data keberangkatan, Kapal Virgo Transport 8 bertolak dari Surabaya pada Sabtu (12/9) pukul 10.13 GMT. Kapal tersebut kemudian mengalami kendala akibat cuaca buruk di perjalanan dan dilaporkan hilang kontak pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Pihak otoritas SAR menerima laporan resmi insiden ini pada pukul 04.10 WITA dari General Manager PT Virgo, Yoel Rihi. Merespons informasi tersebut, sebanyak enam personel SAR diberangkatkan pada pukul 04.30 WITA menuju koordinat yang diperkirakan menjadi lokasi terakhir kapal sebelum hilang komunikasi.
Posisi terakhir yang berhasil tercatat berada di Laut Jawa, sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin. Tim penyelamat memperkirakan waktu tempuh menuju titik koordinat tersebut membutuhkan durasi sekitar lima jam perjalanan laut.
Pengerahan Armada dan Koordinasi Antarinstansi
Dalam operasi pencarian ini, Kantor SAR Banjarmasin mengoperasikan kapal penyelamat KN SAR Laksmana 241. Operasi ini turut dilengkapi sejumlah perlengkapan keselamatan perairan (water rescue), dua set peralatan selam, perangkat komunikasi terpadu, jaringan internet Starlink, serta sarana pendukung lainnya untuk mendukung pencarian di tengah laut.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Untuk memaksimalkan operasi pencarian dan pertolongan, Kantor SAR Banjarmasin menjalin koordinasi bersama lintas instansi maritim di wilayah Kalimantan Selatan. Sinergi operasi tersebut melibatkan KSOP Banjarmasin, Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi Banjarmasin, PT Pelindo Banjarmasin, hingga pihak agen kapal Virgo Cabang Banjarmasin.
Upaya penyisiran terus dilakukan sembari memantau perkembangan cuaca dan komunikasi maritim di sekitar jalur pelayaran Laut Jawa menuju Banjarmasin.






