tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorWaspada PenipuanPopuler
Beranda/Afiliasi

Keamanan Pekerja Lapangan di Landak Disorot Usai Penemuan Jasad Ibu dan Balita

Wulan WijayaDiterbitkan 8 Agu 2026 - 17.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Keamanan Pekerja Lapangan di Landak Disorot Usai Penemuan Jasad Ibu dan Balita
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Apakah bekerja di area perkebunan atau pondok terpencil di Kalimantan Barat masih aman bagi para pekerja lokal? Pertanyaan ini menjadi sangat mendesak setelah peristiwa memilukan yang terjadi di wilayah Kabupaten Landak baru-baru ini. Penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya dalam kondisi mengenaskan di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, telah mengejutkan warga setempat dan memicu diskusi mengenai aspek keamanan bagi keluarga yang beraktivitas di wilayah terisolasi. Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para pekerja sektor informal yang sering kali harus beraktivitas jauh dari pemukiman padat penduduk. Keamanan di area kerja terpencil kini menjadi perhatian utama bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor perkebunan dan pertanian di wilayah tersebut.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Korban dalam peristiwa tragis ini telah diidentifikasi sebagai Asniwati yang berusia 39 tahun, beserta anak perempuannya yang masih balita bernama Dina, berusia 3 tahun. Kronologi hilangnya korban bermula pada hari Jumat tanggal 7 Agustus. Saat itu, suami Asniwati mendatangi pondok tempat mereka bekerja dengan harapan dapat menemui istri dan anaknya setelah menyelesaikan pekerjaan harian. Namun, situasi di pondok tersebut kosong dan kedua korban tidak ditemukan di tempat. Keberadaan istri dan anaknya yang mendadak hilang tanpa jejak di sekitar pondok kerja membuat sang suami panik. Menyadari ada hal yang tidak beres, sang suami segera mengabarkan situasi tersebut kepada warga sekitar untuk meminta bantuan pencarian darurat.

Merespons laporan kehilangan tersebut, warga dari dua desa terdekat, yaitu Desa Angkanyar dan Desa Kedama, segera berkumpul untuk berkoordinasi. Mereka menyadari bahaya yang mengintai di kawasan hutan pada malam hari, sehingga memutuskan untuk melakukan pencarian secara berkelompok demi keselamatan bersama. Proses pencarian warga ini dimulai sekitar pukul 18.30 WIB dengan menyisir kawasan hutan yang letaknya tidak jauh dari pondok tempat korban biasa bekerja. Mengingat medan hutan yang cukup lebat dan minim pencahayaan, pencarian dilakukan dengan sangat hati-hati oleh puluhan warga yang terbagi dalam beberapa kelompok kecil. Upaya penyisiran di tengah hutan tersebut akhirnya membuahkan hasil yang memilukan ketika warga menemukan jasad sang anak, Dina, terlebih dahulu dalam kondisi tubuh yang sudah tidak bernyawa dan terikat.

Baca Juga

Tren Kamp Kecerdasan Finansial Anak di China, Siapkan Dana Puluhan Juta demi Mencetak Warren Buffett Cilik

Tren Kamp Kecerdasan Finansial Anak di China, Siapkan Dana Puluhan Juta demi Mencetak Warren Buffett Cilik

Tidak jauh dari titik penemuan pertama, warga kembali menemukan jasad sang ibu, Asniwati. Jarak antara penemuan jasad anak dan ibunya diperkirakan kurang lebih 20 meter di dalam kawasan hutan tersebut. Kondisi Asniwati saat ditemukan sama mengenaskannya dengan putrinya, yakni dalam keadaan terikat menggunakan karet. Penemuan kedua jasad korban ini langsung menghentikan proses pencarian warga dan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut. Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan area penemuan jasad dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari petunjuk penting serta barang bukti yang tertinggal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian oleh pihak kepolisian, ditemukan adanya bekas jeratan ban karet atau yang biasa disebut beladar pada tubuh kedua korban. Selain itu, hasil visum luar sementara yang dilakukan oleh tim medis menunjukkan adanya sejumlah luka luar pada fisik Asniwati dan Dina. Luka-luka luar tersebut memperkuat dugaan adanya tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh pelaku sebelum kedua korban meninggal dunia. Bukti-bukti fisik berupa bekas jeratan beladar dan luka luar ini kini menjadi dasar penting bagi kepolisian dalam melakukan analisis forensik untuk mengungkap tabir di balik kematian ibu dan anak tersebut.

Baca Juga

Ekspansi Bisnis Daging BPI Danantara dan JBS NV di Kawasan Asia Pasifik

Ekspansi Bisnis Daging BPI Danantara dan JBS NV di Kawasan Asia Pasifik

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam mengenai kasus ini untuk mengungkap motif sebenarnya dan menangkap pelaku di balik tindakan keji tersebut. Dugaan sementara dari aparat penegak hukum mengarah pada kasus pembunuhan yang berkaitan dengan aksi perampokan. Kejadian di Kecamatan Kuala Behe ini menjadi catatan kelam yang memperlihatkan kerentanan keamanan bagi warga yang bekerja di sektor pertanian atau perkebunan terpencil di Kalimantan Barat. Kejadian ini menekankan pentingnya kewaspadaan yang lebih tinggi bagi pekerja lapangan serta perlunya koordinasi keamanan yang lebih erat antara warga desa dan aparat kepolisian guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabupaten LandakKalimantan BaratKeamanan PekerjaPolres Landak

Berita Terbaru Lainnya

Tren Kamp Kecerdasan Finansial Anak di China, Siapkan Dana Puluhan Juta demi Mencetak Warren Buffett CilikEkspansi Bisnis Daging BPI Danantara dan JBS NV di Kawasan Asia PasifikDewa United Resmi Berpisah dengan Jan Olde Riekerink Setelah Empat Musim Kerja SamaSkema Bekerja dari Rumah bagi ASN Imbas Kebakaran Gedung Dinas Teknis Abdul MuisKolaborasi Baznas RI dan KHCF Yordania dalam Pendanaan Layanan Kesehatan PalestinaPembenahan TPST Bantar Gebang, Kebutuhan Anggaran Capping dan Dampak bagi Pekerja InformalStrategi Diplomasi Kehutanan Indonesia untuk Pasar Karbon dan Perdagangan GlobalPeluang Pendapatan dari Program Pengendalian Lele Biru Invasif di Maryland

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator
Waspada Penipuan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap