Sebanyak 60 rumah warga di kawasan pemukiman padat Muara Angke, Jalan Dermaga Ujung, RW 22, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran besar pada Rabu (26/8) malam. Insiden tersebut berdampak langsung pada 180 kepala keluarga dengan total sekitar 720 hingga 730 jiwa yang kehilangan tempat tinggal.
Berdasarkan laporan pihak kepolisian dan petugas penanggulangan bencana di lapangan, tidak ditemukan korban meninggal dunia akibat musibah ini. Kendati demikian, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka, yakni seorang warga berinisial BH (54) yang menderita luka di bagian lutut, serta seorang petugas pemadam kebakaran berinisial TM (54) yang mengalami luka tusuk di bagian kaki saat bertugas dan telah dirujuk ke RS Atma Jaya Pluit untuk mendapatkan penanganan medis.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mencatat area yang terbakar mencapai luas sekitar 2.400 meter persegi. Operasi pemadaman dimulai sejak pukul 18.54 WIB dan api baru dapat dipadamkan secara menyeluruh setelah lebih dari lima jam penanganan, yakni pada Kamis (27/8) dini hari sekitar pukul 00.12 WIB.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, personel Polsek Sunda Kelapa bersama jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah turun ke lokasi kejadian pada Kamis pagi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal serta memasang garis polisi. Kanit Reskrim Polsek Sunda Kelapa AKP Eri Suroto menyampaikan bahwa penyelidikan mendalam dan uji teknis bersama Puslabfor Mabes Polri masih diperlukan untuk memastikan sumber api serta penyebab pasti terjadinya kebakaran.






